Scroll untuk baca artikel
BeritaPemerintahanPolitik

Prof. Ganefri: Safaruddin Datuak Bandaro Rajo Sosok Pemimpin Sederhana dan Santun

×

Prof. Ganefri: Safaruddin Datuak Bandaro Rajo Sosok Pemimpin Sederhana dan Santun

Sebarkan artikel ini

LIMAPULUH KOTA, Dekadepos.id – Tokoh nasional sekaligus tokoh Ranah Minang Sumatera Barat putra Kabupaten Limapuluh Kota, Prof. Ganefri, Ph.D yang juga mantan Rektor UNP 2016-2024, Ketua Majelis Rektor PTN Indonesia 2022-2024, Ketua PWNU Sumatera Barat 2016 sampai sekarang, memberikan pandangan positif  terhadap sosok Bupati incumbent  H. Safaruddin, S.H. Datuak Bandaro Rajo.

Menurut Prof. Ganefri, Safaruddin Datuak Bandaro Rajo merupakan sosok pemimpin sederhana dan santun.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Hal ini diungkapkan Prof. Ganefri berdasarkan pertemuan dan pertemanannya dengan Safaruddin Datuak Bandaro Rajo, terutama ketika menjabat sebagai Bupati Kabupaten Limapuluh Kota periode 2019-2024.

“Safaruddin, Datuak Bandaro Rajo sangat interaktif dan banyak program-program Universitas Negeri Padang (UNP) yang beliau dukung. Saya mencatat ketika saya menjadi Rektor UNP. Perjalanan hidup berliku-liku yang  tapaki Safaruddin, Datuak Bandaro Rajo sejak kecil membersitkan sebuah bukti bagaimana komitmen atau keseriusan akan membuahkan hasil. Kerasnya perjuangan dan pengalaman hidup dari keluarga susah yang pernah menjadi pengembala kerbau dan peracik tembakau di kampung halamanya,” ungkap Prof. Ganefri.

Dinyatakan Prof. Ganefri, Nagari Baruah Gunung merupakan salah satu bukti nyata bagaimana catatan hidup yang pahit dan getir yang dijalani seorang Safaruddin Datuak Bandaro Rajo.Karena itu, beliau adalah sosok pemimpin yang sederhana dan santun dalam berbuat.

Ditekankan Prof. Ganefri, menjadi orang nomor satu di Luhak nan Bungsu bukanlah perkara mudah. Banyak aral yang melintang dan tantangan yang beliau hadapi selama 4 tahun memimpin Kabupaten Limapuluh Kota, dengan kesantunan dalam berbicara atau bertindak ditambah dengan ketenangan tanpa emosi beliau mampu meracik model kepemimpinan yang cocok untuk masyarakat kabupaten ini. Sebagai pemimpin yang lengkap yakni dengan latar sosial-budaya, pernah mengecap pendidikan agama di PGAN Dangung-danggung, beliau juga menjadi pebisnis di Bukittinggi, telah berpengalaman  sebagai anggota DPRD Provinsi Sumbar dengan suara terbanyak 2019-2024 dan anggota serta Ketua DPRD Kabupaten Limapuluh 2014-2019.

” Sebagai Ninik mamak dan pernah mengecap Pendidikan Ilmu Hukum di Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat (UMSB) adalah sangat lengkap tentang rekam jejak dan kekuatan beliau untuk terjun atau berkiprah dalam dunia politik,” ulas Prof. Ganefri.

Ditekankan Prof. Ganefri, secara pribadi dia menilai bahwa Safaruddin Datuak Bandaro Rajo juga seorang yang komunikatif dan selalu menyediakan waktu serta berkontribusi jika ada kegiatan atau diskusi khususnya dengan perantau dalam organisasi Gonjong Limo.

Tak kalah hebatnya, tukuk Prof. Ganefri, perhatian Safaruddin Datuak Bandaro Rajo dalam bidang pendidikan cukup tinggi.

” Pernah suatu kali beliau meminta pada kami di UNP dalam sebuah agenda penandatanganan Nota Kesepahaman antara UNP dengan Pemerintah Kabupaten Liimapuluh Kota, dalam sambutannya Pak Bupati Safaruddin, Datuak Bandaro Rajo pernah menyampaikan, “Pak Rektor kapan UNP membuka kampusnya di salah satu wilayah Kabupaten Limapuluh Kota?. Kalau lahan kami siapkan segera, jangan khawatirlah untuk UNP kita siap” ujar Prof. Ganefri mengenang kembali ucapan Bupati Safaruddin Datuak Bandaro Rajo.

Diakui Prof. Ganefri, sebagai putera daerah Kabupaten Limapuluh Kota, dia juga beberapa kali diminta oleh Bupati Safaruddin Datuak Bandaro Rajo memberikan saran-saran untuk pembangunan melalui narasumber RPJMD Kabupaten atau secara langsung saya sampaikan pada beliau.

” Beliau sangat welcome dan selalu melaporkan tentang tindaklanjut saran-saran tersebut. Artinya beliau juga orang yang membangun kolaborasi dengan tokoh dan perantau Luhak nan Bungsu yang telah berkiprah secara nasional dan internasional, ” beber Prof. Ganefri.

Diakhir ungkapannya Prof. Ganefri menyatakan bahwa dia selalu yakin keberhasilan seorang pemimpin tak akan terlepas dari komunikasi atau gaya kepemimpinan yang tentu dilatarbelakangi dengan pengalaman sebagai guru yang berharga yang dimilikinya. Premis itu ada pada sosok H. Safaruddin, S.H Datuk Bandaro Rajo. (ds)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *