Payakumbuh, Dekadepos.id
Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas), Elfiandi, bersama seluruh jajarannya berkumpul dengan satu tekad yang kuat: mengukuhkan komitmen terhadap integritas melalui penandatanganan pakta Pembangunan Zona Integritas (ZI).
Langkah ini bukan sekadar rutinitas birokrasi, melainkan sebuah lompatan besar dari predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) yang telah diraih, menuju target yang lebih tinggi, yakni Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
Dalam arahannya di hadapan jajaran petugas, Kalapas Elfiandi menegaskan bahwa dokumen yang ditandatangani hari itu adalah janji suci kepada publik. Beliau menekankan bahwa transformasi ini harus dirasakan langsung oleh masyarakat melalui pelayanan yang lebih cepat, transparan, dan tanpa celah pungutan liar maupun praktik korupsi.
“Pembangunan Zona Integritas menuju WBBM ini tidak boleh berhenti sebagai target administratif di atas kertas. Ini adalah tekad kita bersama untuk menghadirkan perubahan nyata dalam budaya kerja,” ujar Elfiandi baru-baru ini.
Sepanjang kegiatan, terlihat keseriusan dari seluruh jajaran petugas yang ikut membubuhkan tanda tangan. Komitmen ini menandai dimulainya babak baru di mana setiap personel Lapas Payakumbuh dituntut untuk lebih profesional dan berintegritas. Fokus utamanya jelas: memperkuat transparansi dan akuntabilitas guna menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih serta berorientasi penuh pada pelayanan prima bagi masyarakat maupun warga binaan.
Dengan semangat kebersamaan ini, Lapas Payakumbuh optimis mampu mengimplementasikan prinsip birokrasi yang berkeadilan, sekaligus membuktikan bahwa perubahan budaya kerja yang bersih adalah pondasi utama dalam meraih kepercayaan publik di masa depan. (Edw/Rel)















