Scroll untuk baca artikel
Berita

Tak Kunjung Dihuni dan Disewakan, Pemko Bakal Tarik Hak Pakai Kios Relokasi Korban Kebakaran

×

Tak Kunjung Dihuni dan Disewakan, Pemko Bakal Tarik Hak Pakai Kios Relokasi Korban Kebakaran

Sebarkan artikel ini

Payakumbuh, Dekadepos.id

Pemerintah Kota Payakumbuh melalui Dinas Koperasi dan UKM bakal mengambil langkah tegas terhadap kios relokasi pedagang korban kebakaran Pusat Pertokoan Blok Barat yang hingga kini belum juga dihuni. Langkah tegas tersebut dilakukan menyusul adanya dugaan sejumlah kios justru disewakan kepada pihak lain.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Pantauan di lapangan menunjukkan masih banyak kios relokasi yang belum ditempati oleh pedagang korban kebakaran yang terjadi pada Agustus lalu. Kondisi ini terlihat jelas di kawasan kios relokasi yang berada di bekas Terminal Angkutan Kota di pusat Kota Payakumbuh.

Meskipun saat ini telah memasuki bulan Ramadhan, banyak kios yang masih dalam keadaan terkunci. Pemandangan serupa bahkan sudah terjadi sejak sebelum Ramadhan, di mana sejumlah kios terlihat kosong meskipun sebagian telah memasang merek toko.

Pemerintah Kota Payakumbuh menyebut telah berulang kali mengimbau para pedagang penerima kios relokasi agar segera menempati dan berjualan di lokasi tersebut. Namun hingga saat ini masih banyak kios yang belum difungsikan sebagaimana mestinya.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Payakumbuh, Faizal, menegaskan pemerintah akan mengambil sikap tegas terhadap kios yang tidak ditempati oleh pemiliknya.

” Pemerintah berencana menarik kembali hak pakai kios tersebut apabila terbukti tidak dimanfaatkan atau disewakan kepada pihak lain, Langkah ini diambil karena masih terdapat sejumlah pedagang korban kebakaran yang belum mendapatkan tempat berjualan,”ucap Faizal baru-baru ini.

Ia juga mengatakan, pihaknya telah beberapa kali mengingat Pedagang untuk segera menghuni kios.

” Sudah, sudah, kalau masa tenggang sudah lewat.”tambahnya.

Pemerintah berharap kios relokasi dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh para pedagang yang benar-benar membutuhkan.

Sementara itu, kondisi banyaknya kios yang tutup mulai berdampak pada pedagang lain, terutama pedagang kain yang berada di belakang deretan kios relokasi. Mereka mengaku mengalami penurunan aktivitas jual beli akibat kios-kios di depan yang tidak beroperasi.

Menurut para pedagang, keberadaan kios relokasi semula diharapkan dapat membuat kawasan tersebut semakin ramai dan meningkatkan aktivitas perdagangan. Namun kenyataannya, banyaknya kios yang tertutup justru membuat kawasan pasar menjadi lebih sepi.

Pedagang berharap langkah tegas yang akan diambil Pemerintah Kota Payakumbuh dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian pedagang serta menghidupkan kembali aktivitas jual beli di kawasan tersebut. (Edw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *