PAYAKUMBUH, Dekadepos.id –
Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Putri Maharaja Payakumbuh kembali melaksanakan prosesi wisuda bagi 54 mahasiswa program sarjana ilmu hukum pada Sabtu (21/6).
Kegiatan akademik tahunan ini dilangsungkan dengan khidmat di Ballroom Hotel Mangkuto Payakumbuh dan dihadiri sejumlah pejabat daerah serta tamu undangan dari berbagai institusi hukum dan pemerintahan.
Acara diawali dengan laporan Ketua Panitia Pelaksana, Dr. Anny Yuserlina, S.H., M.H., yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua STIH Putri Maharaja Payakumbuh. Dalam laporannya, ia menyampaikan bahwa 54 mahasiswa yang terdiri dari 33 laki-laki dan 21 perempuan dinyatakan lulus setelah menyelesaikan seluruh proses akademik sesuai dengan standar mutu pendidikan tinggi.
“Wisuda ini adalah wujud nyata dari keberhasilan bersama antara mahasiswa, dosen, dan seluruh elemen kampus dalam mencetak generasi sarjana hukum yang unggul dan berintegritas,” ungkap Dr. Anny.
Usai laporan panitia, prosesi dilanjutkan dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) Ketua STIH Putri Maharaja tentang Wisudawan dan Wisudawati oleh Ketua Program Studi Ilmu Hukum, Dr. Failin, S.H., yang membacakan satu per satu nama mahasiswa yang resmi menyandang gelar Sarjana Hukum (S.H.).
Mewakili LLDIKTI Wilayah X (Sumatera Barat dan Jambi), Cand. Dr. Syahril, S.H., M.H. selaku Ketua Tim Kelembagaan hadir secara langsung dan menyampaikan apresiasi terhadap STIH Putri Maharaja yang terus menunjukkan konsistensi dalam pengembangan pendidikan hukum.
“Pendidikan tinggi hukum adalah pilar penting dalam membentuk peradaban hukum yang adil dan beradab. STIH Putri Maharaja telah berkontribusi nyata dalam melahirkan sarjana hukum yang siap menghadapi tantangan global dan lokal,” ujarnya.
Syahril juga mendorong agar STIH terus berinovasi dalam metode pembelajaran dan memperluas jejaring kerja sama dengan institusi hukum dan pemerintahan.
Sebelumnya, Wakil Wali Kota Payakumbuh yang hadir pada prosesi wisuda itu dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada seluruh wisudawan dan menyampaikan harapan agar lulusan STIH menjadi pemantik kesadaran hukum di tengah masyarakat.
“Sebagai pemerintah daerah, kami bangga memiliki institusi pendidikan seperti STIH Putri Maharaja. Lulusan hari ini adalah harapan kami di masa depan, yang diharapkan mampu membawa nilai-nilai hukum ke dalam kehidupan masyarakat secara nyata,” tegasnya.
Ketua STIH Putri Maharaja Payakumbuh, Dr. Eviandi Ibrahim, S.H., M.Hum., Ph.D. memberikan sambutan penuh inspirasi kepada para lulusan dan hadirin. Ia menegaskan bahwa pendidikan hukum tidak hanya membentuk pengetahuan, tetapi juga karakter dan tanggung jawab sosial.
“Gelar Sarjana Hukum bukan hanya pencapaian akademik, melainkan amanah untuk menjaga keadilan, membela kebenaran, dan mengabdi kepada masyarakat. Jadilah sarjana hukum yang cerdas, santun, dan siap berkontribusi bagi bangsa dan negara,” tuturnya.
Prosesi wisuda ini turut dihadiri oleh berbagai tokoh penting daerah dan lembaga penegak hukum, seperti Perwakilan Pengadilan Negeri Payakumbuh dan Tanjung Pati, Perwakilan Pengadilan Agama Payakumbuh, Perwakilan Kejaksaan Negeri Payakumbuh, Perwakilan Kodim 0305/50 Kota, Perwakilan Polres Payakumbuh dan 50 Kota, juga dihadiri dosen dan Civitas Akademika STIH Putri Maharaja Payakumbuh serta Pembina dan Ketua Yayasan Pendidikan Putri Maharaja, masing-masing Hj. Rahmawati Boty, S.H., SPN., M.H., M.M. dan dr. Vivinia Andika Putri.
Kehadiran para tamu undangan dari berbagai lembaga hukum ini menunjukkan sinergi yang kuat antara dunia pendidikan dan praktik hukum di lapangan.
Wisuda ini ditutup dengan doa yang dipimpin Dr. Asep Ajidin, S.Pd.I., S.H., M.H. dan persembahan lagu-lagu yang dibawakan oleh perwakilan wisudawan/wisudawati.
Suasana penuh haru dan kebanggaan menyelimuti ruangan, sebagai penanda tuntasnya sebuah fase dan dimulainya perjalanan baru dalam pengabdian di tengah masyarakat. (DS)















