Scroll untuk baca artikel
Berita

Puluhan Kendaraan Terjaring Razia, Didominasi Anak Usia Sekolah 

×

Puluhan Kendaraan Terjaring Razia, Didominasi Anak Usia Sekolah 

Sebarkan artikel ini

Payakumbuh, Dekadepos.id

Puluhan Kendaraan Roda Dua (R2) dan Roda Empat (R4) terjaring dalam Razia yang digelar Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Payakumbuh di Jalan Jenderal Sudirman depan Pos Lantas Pusat Kota Payakumbuh, Jumat siang 15 Agustus 2025.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Razia yang digelar itu melibatkan belasan personil Satlantas dan dipimpin langsung Kasat Lantas, AKP. Yuliarman. Puluhan Kendaraan yang terjaring itu umumnya dikendarai oleh anak bawah umur, usia sekolah yang tidak dilengkapi surat-surat serta kelengkapan kendaraan, diantaranya tidak ada SIM, Knalpot Racing/brong, Tidak ada Kaca Spion, Tidak ada Nomor Polisi serta tidak menggunakan helm.

Mereka (pengendara) yang terjaring langsung dibawa ke Pos Lantas Polres Payakumbuh didepan Bank BRI dan langsung ditilang oleh petugas karena berbagai jenis pelanggaran.

” Iya, sore ini kita melakukan razia/penertiban terhadap semua kendaraan Roda dua maupun Roda Empat, ini kita lakukan untuk mengurangi angka pelanggaran,” sebut Kasat Lantas, AKP. Yuliarman didampingi KBO Lantas, IPTU. Suwasri, Kanit Patroli, IPDA. Rahmat serta Kanit Regident, IPTU. Firman Zulkarnain.

Lebih lanjut Kasat Lantas menyebutkan, Razia yang dilakukan juga sebagai bentuk pencegahan terjadinya korban akibat Kecelakaan Lalulintas (Lalulintas), sebab beberapa hari sebelumnya terjadi kecelakaan yang menyebabkan korban Meninggal Dunia (MD) karena tidak menggunakan helm.

” Dua hari lalu terjadi kecelakaan yang menyebabkan korban meninggal dunia, ini (Razia) kita lakukan untuk mencek surat serta kelengkapan kendaraan untuk meminimalisir korban akibat Kecelakaan. Kita terus dorong/edukasi masyarakat agar tertib berlalulintas,” tambahnya.

Dalam Razia yang digelar sekitar 1 jam itu, jenis pelanggaran yang banyak ditemukan adalah pengendara roda dua yang tidak menggunakan helm saat berkendara sendirian maupun berboncengan, pajak kendaraan mati, knalpot racing dan lainnya.

” Helm, pengendara yang tidak menggunakan helm yang banyak kita tidak. Kondisi ini tentu sangat vital, jika terjatuh atau terjadi kecelakaan, si pengendara maupun yang dibonceng tidak menggunakan helm, tentu dampaknya akan sangat besar. Mereka yang terjaring umumnya usia sekolah”tutupnya.

WNA JUGA DIRAZIA 

Ada yang menarik dalam Razia yang dilakukan didepan Pos Lantas Pusat Kota Payakumbuh itu, seorang Warga Negara Asing (WNA) yang tengah mengendarai kendaraan roda dua dan tidak menggunakan baju juga distop oleh petugas.

Dari hasil pemeriksaan, setelah memperlihatkan Surat Izin mengemudi, ia diizinkan melanjutkan perjalanan, dan diminta petugas untuk memakai baju. (Edw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *