Payakumbuh, Dekadepos.id
Badan Pengawas Pemilu (BAWASLU) Provinsi Sumatera Barat menyebut bahwa jumlah temuan dan laporan dari masyarakat dalam PILKADA Pemilihan Bupati-Wakil Bupati, Walikota-Wakil Walikota serta Pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur Sumbar tahun 2024 yang digelar 27 November lalu mencapai 225 laporan dan temuan.
Tingginya temuan dan laporan dari masyarakat itu menurut BAWASLU merupakan semakin tingginya kesadaran masyarakat/publik untuk ikut melakukan pengawasan melalui Pengawasan Partisipasitif di semua tahapan PILKADA. Tingginya tingkat partisipasi masyarakat atau publik itu diapresiasi oleh BAWASLU sebagai wasit Pemilu, kedepannya BAWASLU berharap pengawasan Partisipatif masyarakat dalam pengawasan semakin meningkat dan tingkat partisipasi dalam memberikan hal pilih juga meningkat.
Hal tersebut diungkapkan Ketua BAWASLU Provinsi Sumatera Barat diwakili Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Hubungan Masyarakat Badan Pengawas Pemilu (BAWASLU) Provinsi Sumatera Barat, Muhammad Khadafi saat membuka dan memberikan sambutan dalam kegiatan Pengawasan Partisipasitif Bersama Pemantau Pemilihan dan Organisasi Masyarakat Pada Pemilihan Serentak tahun 2024 di Sumatera Barat yang digelar Jumat pagi 10 Januari 2025 di aula Hotel Kawasan Nan Kodok Kecamatan Payakumbuh Utara.
” Iya, kesadaran Publik atau masyarakat sangat luar biasa dalam PILKADA tahun 2024 lalu, ada 225 temuan dan laporan dari Kabupaten dan Kota di Sumatera Barat, semuanya sudah kita tindaklanjuti,” ucap Khadafi.
Lebih jauh ia berharap kedepannya agar kesadaran masyarakat atau publik untuk ikut melakukan pengawasan semakin tinggi, sehingga PILKADA maupun PILEG dan PILPRES semakin baik.
” Tentu kedepannya kesadaran masyarakat atau publik untuk ikut melakukan pengawasan kita harapkan semakin tinggi, sehingga PILKADA maupun PILEG dan PILPRES semakin baik. Kita juga apresiasi dalam PILKADA lalu hanya 5 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang melakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU),” Ucapnya.
Khadafi juga berharap kegiatan yang digelar hari ini dengan melibatkan berbagai unsur banyak memberikan informasi kepada BAWASLU dan Pemerintah untuk perbaikan kedepannya.
” Melalui kegiatan ini kita berharap masukkan dan informasi dari berbagai unsur untuk Pemerintah maupun BAWASLU agar PEMILU kedepannya semakin membaik,” tambahnya.
Mantan Ketua KPU dan BAWASLU Kota Payakumbuh itu juga mengatakan bahwa dalam PILKADA lalu juga telah ada pihak-pihak yang diberikan sanksi karena melanggar aturan. Diantaranya di Pariaman 7 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang divonis, di Tanah Daftar, Pasaman, Kabupaten Dharmasraya.
Kegiatan Pengawasan Partisipasitif yang digelar juga menghadirkan beberapa Narasumber, diantaranya Eviandi Ibrahim (STIH Putera Maharaja), Syaiful Anwar (Dosen Unand) serta dari BAWASLU Sumbar.
Sementara Nurelida, Plt. Kepala Bagian Pengawasan saat menyampaikan Laporan Kegiatan menyebut, meski Tahapan PILKADA telah selesai, Namun saat ini BAWASLU masih memiliki tanggung jawab karena adanya Sengketa di Mahkamah Konstitusi (MK).
” Tahapan PILKADA memang telah selesai, Namun saat ini BAWASLU masih memiliki tanggung jawab karena adanya Sengketa di Mahkamah Konstitusi (MK),” ujarnya.
Ia juga menambahkan, kegiatan yang digelar hari ini untuk menampung sekaligus evaluasi dan perbaikan kerja-kerja pengawasan kedepannya.
” Kegiatan ini untuk perbaikan dalam kerja-kerja dan upaya Pengawasan di masa datang.” Tutup Ketua Panitia Kegiatan tersebut. (Edw)















