Payakumbuh, Dekadepos.id
Ribuan masa dari berbagai tempat di Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota serta daerah lainnya direncanakan akan turun ke jalan untuk menggelar aksi berupa Longmarch serta orasi yang akan digelar di Pusat Kota Payakumbuh.
Aksi massa yang diikuti ribuan massa dari berbagai unsur itu direncanakan akan digelar tanggal 21 Februari 2025 nanti. Berbagai unsur masyarakat juga diajak untuk ambil bagian dalam aksi umat itu.
Selain akan diikuti ribuan massa, aksi turun ke jalan tersebut juga akan diikuti sejumlah tokoh, diantaranya Ustad. Siddiq Al-Minangkabawy, Ustad Shabir Ahmad Darmudi, H. Parwin, Ustad. Hannan Putra, DR. Irwandi Nasir, Ustad Arnold, Ustad Rinaldi Abu Syafiq, Ustad Muhammad Jamil Bakri, Ustad Aulia Ardhi dan berbagai Ormas keagamaan dan ormas perempuan.
Ketua Panitia Aksi, Ustad Shabir Ahmad Darmudi menyebutkam aksi Longmarch turun kejalan itu sebagai bentuk syukur atas tercapainya gencatan senjata di Palestina, sekaligus syukur atas tumbangnya rezim Bashar Asad di Suriah yang kini telah kembali ke pangkuan kaum Muslimin.
” Pasca Gencatan senjata ini, saudara-saudara kita di Palestina telah kembali ke rumah mereka masing-masing. Tawanan juga telah dibebaskan. Dan pintu perbatasan Raffah untuk masuknya bantuan Internasional ke Jalur Gaza pun dibuka,” ucapnya, beberapa waktu lalu seperti dikutip dari Group WhatsApp Paliko Peduli Palestina 2025.
Lebih jauh Ustad Shabir menyebutkan, dibukanya pintu perbatasan Raffah untuk masuknya bantuan ke Jalur Gaza, merupakan kesempatan untuk umat Islam di Palestina.
” Ini kesempatan kita untuk membantu saudara kita di Palestina. Bahkan tak tertutup kemungkinan bantuan tersebut kita antarkan langsung kesana,” tambahnya.
Aksi bela Palestina yang digelar Umat Islam di Kota Payakumbuh bukan kali ini saja digelar, sebelumnya aksi serupa juga digelar dan dihadiri ribuan massa. (Edw)















