Scroll untuk baca artikel
Kriminal

Pekerja Tambang Tewas Tertimbun Material Galian C

×

Pekerja Tambang Tewas Tertimbun Material Galian C

Sebarkan artikel ini

Limapuluh Kota, Dekadepos.id

Masih ingat peristiwa dua kakak beradik seorang wanita bernama Sarianti (35 tahun) dan Dasril, (40 tahun) yang tewas tertimbun material galian C ketika tengah melakukan aktifitas penambangan di Jorong Gurun, Nagari Gurun, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota beberapa tahun lalu?

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Kini, peristiwa yang sama kembali terjadi di lokasi yang sama. Kali ini yang menjadi korban adalah seorang pria bernama Wandi Aprizal ( 52 tahun) warga Jorong Gurun, Nagari Gurun, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota mengalami nasib naas tewas tertimbun longsor Senin menjelang senja 10 Juni 2024.

Menurut Kapolres 50 Kota AKBP Condrat Ricardo Yusuf melalui Kasatreskrim, AKP Hendra, pasca kejadian pihak kepolisian telah menutup aktifitas tambang yang telah membawa petaka tersebut.

” Kita sudah memasang garis polisi di lokasi kejadian dan telah menutup aktifitas pertambangan untuk sementara guna penyelidikan, ” ujar AKP Hendra kepada wartawan.

Dikatakan, selain menutup lokasi tambang pihaknya juga akan memanggil sejumlah pihak termasuk pemilik tanah yang menjadi lokasi tambang.

AKP Hendra juga mengungkapkan, informasi yang diperoleh menyebutkan bahwa peristiwa tewasnya pekerja tambang juga pernah terjadi beberapa tahun lalu di lokasi tersebut.

” Informasi yang kami peroleh menyebutkan bahwa, beberapa tahun lalu peristiwa tewasnya pekerja tambang di lokasi tersebut juga pernah terjadi. Untuk menindaklanjuti pemeriksaan kasus ini kita akan berkoordinasi dengan jajaran Polsek Harau dan Pemerintahan Nagari setempat,” ungkap AKP Hendra.

AKP Hendra juga menyebutkan, kronologis tewasnya korban berawal dari aktifitas korban tengah memuat galian C secara manual mempergunakan skop ke atas mobil Picp Up L 300 di lokasi tambang pada Senin (10/6/2024) sekira pukul 18.15 Wib.

“Saksi mata di lapangan menyebutkan, saat korban tengah asyik memuat galian C tersebut, tiba-tiba material tambang dari ketinggian sekitar 20 meter longsor dan langsung menimbun korban.” ujar AKP Hendra.

Terpisah Danru Pos SAR Limapuluh Kota, Riko Pradinata menyebutkan, pihaknya mendapat informasi terkait tewasnya korban akibat tertimbun material galian C itu terjadi sekira pukul 19.05 Wib.

” Setelah mendapat informasi, 5 personil tim Rescue Pos SAR Limapuluh Kota langsung diturunkan ke Tempat Kejadian Peristiwa (TKP) dan melakukan pencarian terhadap korban, ” ujar Riko Pradinata.

Dia menambahkan, sekitar pukul 21.00 Wib korban berhasil ditemukan di
kedalaman timbunan material setinggi 3 meter.

” Setelah Tim SAR gabungan berhasil menemukan korban kemudian korban dievakuasi dan dilarikan ke RSUD dr. Adnan WD Payakumbuh, ” pungkas Riko Pradinata. (Dst)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *