Payakumbuh, Dekadepos.id
Puluhan siswa dari berbagai SLTA (SMA/K) di Kota Payakumbuh terjaring dalam Razia yang digelar Satpol-PP, puluhan siswa tersebut terjaring karena membolos saat Proses Belajar Mengajar (PBM) masih berlangsung. Dari puluhan siswa yang terjaring itu, dua diantaranya merupakan perempuan.
Razia yang dipimpin langsung Kasat Pol-PP dan Damkar Kota Payakumbuh, Dewi “Centong” Novita terkait laporan dari masyarakat sekitar yang kerap melaporkan maraknya siswa berkeliaran dan nongkrong di warung saat jam pelajaran, selain itu juga untuk mewujudkan keamanan dan ketertiban umum ditengah masyarakat.
Selain di kedai, merak yang terjaring razia juga ditemukan di tempat rental permainan Playstation (PS). Razia serupa sebelumnya kerap dilakukan Satpol-PP diberbagai titik di Kota Payakumbuh.
” Iya, tadi kita melakukan razia diberbagai titik di Kota Payakumbuh untuk menindaklanjuti laporan masyarakat yang resah dengan aktivitas siswa yang bolos saat jam pelajaran, puluhan siswa berhasil kita jaring diberbagai tempat,”ucap Kasat Pol-PP dan Damkar Kota Payakumbuh, Dewi Novita didampingi Sekretaris, Ricky Zaindra, Senin sore 31 Agustus 2026.
Kasat Pol-PP juga menambahkan, usai di jaring, puluhan siswa tersebut dibawa ke Markas Satpol-PP di Kawasan Padang Kaduduak.
” Mereka yang terjaring kita bawa ke Markas Satpol-PP untuk didata dan dilakukan pembinaan. Kegiatan yang kita lakukan sesuai Permendagri Nomor 26 Tahun 2020 Tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum Dan Ketentraman Masyarakat Serta Perlindungan Masyarakat dan Perda Kota payakumbuh no 01 tahun 2022 tentang Ketentraman dan Ketertiban Umum,”tambahnya.
Satpol juga ingatkan mereka yang terjaring untuk tidak lagi membolos saat jam pelajaran, termasuk ingatkan pihak sekolah untuk lebih mengetatkan pengawasan terhadap anak didik mereka. (Edw)






















