Payakumbuh, Dekadepos.id
Peristiwa kebakaran kembali terjadi di Kota Payakumbuh, 5 unit rumah di RT 02 RW 03 Lingkungan Utama Kelurahan Padang Tiaka Kecamatan Payakumbuh Timur (Depan PDAM) hangus terbakar pada Sabtu 15 Agustus 2026 sekitar pukul 19.30 Wib, akibat peristiwa itu lima orang korban mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah.
Dari informasi yang berhasil dihimpun, peristiwa kebakaran diketahui oleh petugas pemadam kebakaran setelah mendapatkan informasi dari masyarakat yang menghubungi Pos Damkar, dari informasi tersebut Tim Damkar Kota Payakumbuh bergerak ke lokasi kejadian, termasuk tim Damkar Kabupaten Limapuluh Kota. Namun upaya pemadaman terkendala karena mobil pemadam sulit masuk kelokasi karena jalan yang sempit.
Meski begitu, petugas dibantu masyarakat terus berupaya agar api tidak terus membesar dan membakar bangunan lainnya. Sekitar dua jam melakukan pemadaman, api akhirnya dapat dijinakkan.
” Iya, kita dapat informasi adanya 65 (kebakaran) dari informasi masyarakat yang menghubungi ke Pos Damkar sekitar pukul 19.30 Wib, dari informasi tersebut kita bergerak cepat mendatangi lokasi, namun sayangnya karena jalan kecil (gang) mobil pemadam kesulitan mendekati lokasi kebakaran, upaya lain yang kita segera kita lakukan dengan menggunakan slang panjang,”ucap Kasat Pol-PP dan Damkar Kota Payakumbuh, Dewi “Centong” Novita, Sabtu 15 Agustus 2026.
Dewi juga mengatakan, upaya cepat yang dilakukan bersama banyak pihak akhirnya berhasil menjinakkan dan memadamkan api agar tidak terus membesar dan membakar bangunan lainnya.
” Kita juga dibantu masyarakat dalam upaya pemadaman, hingga akhirnya api benar-benar dapat dikendalikan dan dipadamkan,”tambahnya.
Mereka yang rumahnya terbakar, Roza Sagita (43), Rina Ramadhani (33), Rina (37), Weldi (38) serta Kartina (60) yang merupakan seorang pedagang. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Antisipasi terus terjadinya peristiwa kebakaran, terutama saat musim kemarau, Pemerintah Kota Payakumbuh ingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan.
” Kita terus ingatkan masyarakat untuk semakin waspada agar peristiwa serupa tidak kembali terjadi. Sementara untuk penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.”tutup Dewi. (Edw)




