Scroll untuk baca artikel
BeritaKesehatan

MBG Dihentikan, Dinas Pendidikan Tak Dapat Penjelasan

×

MBG Dihentikan, Dinas Pendidikan Tak Dapat Penjelasan

Sebarkan artikel ini
Seorang Pelajar di SLTP N 4 Payakumbuh (SMP Standar) Menikmati Makan Siang atau Bekal Yang Dibawa Dari Rumah. Pelajar Kembali Membawa Bekal Dari Rumah Karena Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Mulai Dihentikan Di Kota Payakumbuh Sejak 3 Februari 2025.
Seorang Pelajar di SLTP N 4 Payakumbuh (SMP Standar) Menikmati Makan Siang atau Bekal Yang Dibawa Dari Rumah. Pelajar Kembali Membawa Bekal Dari Rumah Karena Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Mulai Dihentikan Di Kota Payakumbuh Sejak 3 Februari 2025.

Payakumbuh, Dekadepos.id

Meski pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dihentikan mulai Senin 3 Februari 2025 hingga batas waktu yang belum ditentukan, Namum pihak sekolah dan Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh mengaku tidak mendapatkan informasi atau penjelasan terkait penyebab dihentikankannya program Presiden Prabowo Subianto-Gibran Raka Buming Raka itu.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Sebab pihak sekolah maupun Dinas Pendidikan mengaku hanya menerima informasi bahwa pelaksanaan MBG dihentikan sementara. Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh, Dasril.

Menurut Dasril, pihak SPPG hanya menginformasikan bahwa pelaksanaan MBG terhitung Senin 3 Februari 2025 dihentikan, hal itu disampaikan melalui pesan WhatsApp.

” Kita menerima pesan dari SPPG  bahwasanya hari ini belum bisa dilaksanakan (MBG), Namum belum ada klarifikasi atau penjelasan lanjutan terkait dihentikannya,” ucap Dasril, Senin sore 3 Februari 2025.

Lebih jauh Dasril menyebutkan, pihaknya (Dinas Pendidikan) masih terus menunggu lebih lanjut penjelasan tentang kelanjutan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

” Kita menunggu penjelasan lebih lanjut dan menunggu tentang kelanjutan program (MBG). Semalam diberitahu, jadi kita masih menunggu, karena belum belum diberikan penjelasan,” Ucapnya.

Sejauh ini menurut Dasril, informasi yang diberikan kepada Dinas Pendidikan hanya terkait penghentian sementara yang belum tentu batasannya. Dihentikankannya Program MBG menurut Dasril, juga telah diketahui oleh Kepala Daerah.

” Sudah, sudah tahu pak Pj. Walikota.” Tutupnya.

Sebelumnya diberitakan, Hanya bertahan selama 3 pekan di Kota Payakumbuh, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang merupakan Program Presiden Prabowo Subianto-Gibran Raka Buming Raka, terhenti pada Senin 3 Februari 2025. Sehingga tidak ada pembagian kepada 6 Sekolah Dasar Negeri dan 2 SMP di Kecamatan Payakumbuh Barat (Titik 2) pada Senin 3 Februari 2025.

Dari pantauan di SDN 2 Payakumbuh Kelurahan Padang Tangah Balai Nan Duo Kecamatan Payakumbuh Barat pada Senin pagi 3 Februari 2025, tidak terlihat adanya aktivitas bongkar muat Makanan Bergizi Gratis (MBG) seperti hari sebelumnya. Di Sekolah bertingkat tersebut justru terlihat sejumlah keranjang yang disediakan pihak sekolah bagi walimurid yang akan menitipkan bekal makan siang bagi anak-anaknya. Selain menitipkan bekal makan siang, sejumlah walimurid kelas rendah terlihat mengantar langsung bekal makan siang keruang kelas/ruang belajar.

Kepala SDN 2 Payakumbuh, Irnawati saat dikonfirmasi membenarkan bahwa mulai Senin 3 Februari 2025 pembagian Makan Bergizi Gratis (MBG) mulai dihentikan.

” Iya, untuk hari ini kita belum dapat makan siang (MBG). Sebelumnya telah ada pemberitahuan,” ucapnya.

Sementara terkait hari berikutnya, Irnawati menyebut masih menunggu dari pihak terkait atau Satuan Penyedia Penyiapan Gizi (SPPG).

” Yang jelas untuk hari ini, untuk berikutnya kita tunggu kabar atau informasi selanjutnya. Kita tidak mengetahui penyebabnya kenapa tidak ada pembagian Makan Bergizi Gratis (MBG) hari ini,” tambahnya.

Dengan dihentikankannya pelaksanaan MBG, Irnawati menyebut pihaknya (sekolah) telah meminta peserta didik untuk kembali membawa bekal atau diantar makan siang oleh orang tua.

” Kita sudah minta anak-anak untuk membawa bekal. Tentu kita berharap program MBG ini tetap berlanjut.” Tutupnya.

Hal yang sama juga diungkapkan kepala SMP N 4 Payakumbuh (SMP Standar), Mardiyus. Ia juga membenarkan bahwa mulai hari ini (Senin) jatah atau pembagian Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi 917 Pelajar disekolah dihentikan.

” Kita kemarin dapat informasi melalui WhatsApp dari teman/guru yang merupakan PIC atau penanggung jawab untuk sekolah ini, bahwa dari dapur (SPPG) untuk atau mulai hari ini dihentikan sementara dalam waktu yang belum ditentukan,” ucap Mardiyus, Senin siang 3 Februari 2025 di sekolahnya.

Lebih jauh ia mengatakan bahwa, pasca menerima informasi itu, pihak sekolah segera menginformasikan kepada orangtua/walimurid untuk menyiapkan konsumsi atau makan siang bagi anak mereka.

” Setelah menerima informasi bahwa mulai Senin tidak ada lagi MBG, kita segera informasikan kepada walimurid untuk menyiapkan bekal bagi anak mereka, sebab aktivitas belajar hingga sore,” tambahnya.

Mardiyus juga menambahkan, ia juga tidak mengetahui penyebabnya program MBG yang telah terlaksana sejak tanggal 13 Januari itu bisa terhenti.

” Tidak disebutkan, cuma itu saja yang disampaikan. Tentu kita mengharapkan, karena ini sebelumnya program ujicoba. Bisa cepat kembali, sebab dalam pelaksanaan beberapa waktu lalu anak-anak (Pelajar) sangat mengharapkan program ini,” jelasnya.

PIHAK SEKOLAH MENGAKU KECEWA

Meski mengaku kecewa, Mardiyus menyebutkan bahwa pihak sekolah tetap taat dengan prosedur atau aturan.

” Kalau soal kecewa, iya kecewa. Tapi bagaimanapun juga kita juga harus taat dengan prosedur dan aturan. Mudahan saja ini hanya sementara dan nantinya bisa berlanjut.” Tutupnya.

SPPG ATAU DAPUR SEPI

Sementara dari pantauan di dapur atau SPPG UD. Garuda Merah Putih di Kelurahan  Payolansek Kecamatan Payakumbuh Barat tidak terlihat adanya aktivitas, ruang produksi terlihat dikunci dan lampu bagian luar juga masih menyala.

Dilokasi itu hanya terlihat beberapa orang yang tengah duduk di teras serta sejumlah petugas keamanan/security. (Edw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *