Payakumbuh, Dekadepos.id
Kapolres Payakumbuh, AKBP. Ricky Ricardo melalui Kasat Reskrim, AKP. Doni Prama Dona memastikan bahwa seorang pria berinisial RGS (Sebelumnya ditulis AA) yang diamankan warga Jorong Parit Nagari Koto Tangah Tangah Batuhampa Kecamatan Akabiluru Kabupaten Limapuluh Kota, pada Rabu 12 Februari 2025 di lokasi kebakaran rumah Gadang, bukanlah anggota POLRI/Polisi.
Sementara terkait Pakaian Dinas Polisi yang digunakan, AKP. Doni menyebutkan didapat oleh RGS yang merupakan warga Kecamatan Payakumbuh Timur Kota Payakumbuh itu dengan cara membeli di toko perlengkapan di Payakumbuh. Sedangkan terkait dugaan RGS sebagai pelaku pembakaran rumah, AKP. Doni menyebutkan pihkanya masih terus melakukan penyelidikan dan belum bisa memastikan. Sebab dari hasil pemeriksaan yang dilakukan di Mapolres Payakumbuh, RGS kepada Polisi mengatakan bahwa ia berada di lokasi kejadian untuk membantu evakuasi barang-barang korban.
” Iya, kita pastikan bahwa RGS yang sebelumnya diamankan warga dan diserahkan kepada kita (Polisi) bukanlah anggota POLRI. Terkait siapa pelaku atau keterlibatan RGS dalam kasus/peristiwa kebakaran yang terjadi itu kita masih lakukan penyelidikan,” sebut AKP. Doni, Rabu 12 Februari 2025.
Lebih lanjut mantan Kapolsek Luhak itu menjelaskan, bahwa dari pengakuan RGS ia menggunakan seragam Polisi untuk menampakkan kepada masyarakat bahwa ia peduli.
” Dari pengakuan RGS, ia menggunakan seragam POLRI/Polisi untuk menampakkan kepada masyarakat bahwa ia peduli. Untuk motif lain ia menggunakan seragam POLRI masih kita dalami.” Tutup Doni.
RGS DATANG BERSAMA TEMAN PEREMPUAN JUGA BERPAKAIAN POLISI
Sementara Yendri Tasman (44), pemilik rumah yang menjadi korban kebakaran menyebutkan bahwa ia berulangkali melihat RGS keluar masuk rumah, tidak itu saja ia (RGS) juga diketahui membangunkan warga saat rumah mulai terbakar.
” Dia (RGS) datang kesini dan keluar masuk rumah, dia juga membangunkan warga. Karena korban kebakaran rumah sebelumnya juga melihat dan curiga RGS ada dilokasi kebakaran rumah saya, sehingga ia diamankan warga,” sebutnya.
Lebih jauh ia mengatakan bahwa RGS datang kelokasi kebakaran tidak sendiri, ia datang bersama seorang perempuan yang juga menggunakan seragam POLRI, Namum perempuan itu berhasil kabur.
” Dia (RGS) datang bersama seorang perempuan yang juga menggunakan baju Polisi, namun perempuan itu berhasil kabur. Sementara RGS saat diamankan warga mengaku sebagai anggota Polisi,” tambahnya.
Lebih jauh Yendri Tasman menjelaskan, saat diamankan warga itulah RGS mengaku kepada warga bahwa ia telah membakar puluhan rumah gadang sebelumnya.
” Saat diamankan warga itulah dia ngaku bahwa rumah saya yang dibakar ini adalah rumah gadang ke-20 yang dibakar.” Tutupnya. (Edw)















