Payakumbuh, Dekadepos.id
Jumlah kasus Infeksi Saluran Pernafasan Akut atau ISPA di Kota Payakumbuh meningkat akibat kualitas udara yang tidak sehat akibat kabut asap yang menyelimuti sejak beberapa hari terakhir, peningkatan kasus tersebut bahkan mencapai 200 kasus jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya.
Jumlah kasus ISPA pada Bulan Juli mencapai 1483 kasus, sementara bulan Agustus naik sekitar 200 kasus, trend peningkatan kasus ISPA tersebut juga terjadi hingga bulan September ini.
” Untuk data jika kita bandingkan dengan bulan Juli 1483 kasus dan Agustus 1654 kasus, memang sudah terjadi peningkatan di Bulan Agustus. Sementara untuk bulan September trendnya juga meningkat, updating data mingguan dari berbagai fasilitas kesehatan juga terus kita pantau,”ucap Kepala Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh, drm Yanti, Senin pagi 7 September 2026.
Kepala Dinas kesehatan juga menambahkan, kualitas udara di Kota Payakumbuh saat ini masuk kategori tidak sehat.
” Iya, saat ini akibat kabut asap, kualitas udara di Payakumbuh dengan kategori tidak sehat, hal ini kita pantau dari Particulate Matter (polusi partikel/PM), yaitu campuran partikel padat dan tetesan cairan yang melayang di udara, saat ini kita berada di angka 100,”tambahnya.
Menurut dr. Yanti, Jika kondisi tersebut terus berlanjut, akan berdampak pada terus bertambahnya kasus ISPA didaerah dengan 5 Kecamatan itu. Untuk itu masyarakat diimbau untuk menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
” Kita imbau masyarakat untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, terutama membatasi aktivitas diluar ruangan jika tidak perlu, banyak minut air putih, menggunakan masker, dan cuci tangan, pakai masker,”sebut mantan Kepala Puskesmas Parit Rantang tersebut.
Masyarakat juga dianjurkan untuk segera mendatangi fasilitas kesehatan jika mengeluh sakit.
” Apabila mengeluhkan mata merah, tenggorokan sakit, masyarakat kita anjurkan untuk mendatangi fasilitas kesehatan yang ada.”tutupnya. (Edw)






















