LIMAPULUH KOTA, Dekadepos.id- Mantan Bupati Kabupaten Limapuluh Kota, Ir. Irfendi Arbi,MP menyatakan bahwa, salah satu upaya ketahanan pangan keluarga adalah dengan pemanfaatan pekarangan seperti menanam berbagai jenis tanaman termasuk memelihara ternak seperti sapi, kambing dan ayam serta ikan, sehingga akan menjamin ketersediaan pangan guna pemenuhan gizi keluarga.
Hal itu diumgkapkan Irfendi Arbi disela-sela kegiataan senggangnya yang turun bertani pemanfaatan pekarangan di kediamannya di Nagari Kototangah Simalanggang, Kecamatan Payakumbuh, Kabupaten Limapuluh Kota, Minggu (2/2/2025).

Diakui Irfendi Arbi, agar pemanfaatan fungsi pekarangan ini dapat optimal, semua anggota keluarga termasuk ibu rumah tangga sebagai pengelola rumah tangga peran sertanya menjadi sangat penting menjaga ketahanan pangan keluarga.
” Pemanfaatan pekarangan untuk ketahanan pangan dapat dilakukan dengan menanam berbagai jenis sayuran buah seperti cabai, tomat, terong, mentimun, dan pare serta sayuran daun, seperti kangkung, bayam, sawi, bawang daun, kubis, selada, dan seledri, termasuk sayuran bunga, seperti kol dan sayuran umbi, seperti wortel, kentang, bawang merah, bawang putih dan tanaman bumbu,” ulas Irfendi Arbi.
Diakui Irfendi Arbi, jika kesadaran masyarakat untuk turun bertani pemanfaatan pekarangan, selain berdampak untuk mendidik anak-anak remaja mereka belajar hidup mandari, sekaligus dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga, dalam rangka mengurangi pengeluaran belanja pangan dan meningkatkan pendapatan rumah tangga.
Menurut Irfendi Arbi, melalui program ketahanan pangan yang terus digelorakan pemerintah, tentunya tidak hanya mendampak bagi ekonomi para petani dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.
” Program ketahanan pangan yang dilahirkan Pemerintah, pantas mendapat apresiasi dari masyarakat tani karena melalui program ketahanan pangan Indonesia akan bertambah kuat dari segi ketahanan pangan,” papar Irfendi Arbi.
Dipengujung wawancara Irfendi Arbi mengajak masyarakat, utamanya masyarakat tani Kabupaten Limapuluh Kota untuk turun ke sawah maupun ke ladang untuk mengairahkan kembali semangat bertani.
” Melalui kegiatan pertanian selain dapat meningkatkan produksi pangan nasional guna memenuhi kebutuhan pangan rakyat Indonesia dan mengurangi ketergantungan pada impor pangan. Untuk itu mari masyarakat tani Kabupaten Limapukuh Kota memanfaatkan lahan pekarangan secara maksimal untuk produksi pangan,” pungkas Irfendi Arbi sekaligus menghimbau para generasi muda atau kaum milenial untuk ikut turun bertani. (ds)















