LIMAPULUH KOTA, dekadepos.id – Menyikapi kondisi yang berkembang terkait beredarnya secara luas ke publik Video Call Sex (VCS) mirip Bupati Kabupaten Limapuluh Kota, akhirnya mendapat tanggapan terbuka dari Bupati Kabupaten Limapuluh Kota, H. Safni Sikumbang.
Untuk meluruskan isu viralnya VCS tersebut, atas permintaan dan desakan tokoh masyarakat Akabiluru baik yang berada diperantauan maupun yang ada di kampung halaman, dimotori mantan Wakil Bupati Kabupaten Limapuluh Kota, Ferizal Ridwan, meminta H. Safni Sikumbang untuk melakukan pertemuan dengan tokoh masyarakat Kabupaten termasuk dengan insan pers yang bertugas di Luak Limopuluh untuk mengklarifikasi dan menjelaskan secara gamblang terkait vidio VCS yang mirip dengan Bupati Kabupaten Limapuluh Kota tersebut.
Dalam pertemuan silaturahmi yang berlangsung di rumah kediaman pribadi H.Safni Sikumbang di Nagari Sariak Loweh, Kecamatan Akabiluru, Kabupaten Limapuluh Kota, Minggu sore (1/3/2026) Bupati Limapuluh Kota H. Safni Sikumbang didampingi istri dan Wakil Bupati Ahlul Badrito Resha bersama istri, Walinagari, KAN Sariak Loweh, tokoh kecamatan Akabikuru dan puluhan wartawan, secara terbuka dan gamblang H. Safni Sikumbang menyatakan bahwa dirinya telah dizolimi pihak tidak bertanggungjawab terkait beredarnya vidio VCS mirip Bupati Kabupaten Limapuluh Kota yang sangat menyita perhatian masyarakat luas itu.
” Perlu ditegaskan bahwa dalam vidio VCS mirip Bupati Kabupaten Limapuluh Kota itu, saya adalah korban dan saya bukanlah pelaku dalam vidio tersebut. Saya sudah mendapat informasi dari pihak Polda Sumbar bahwa 2 orang pelaku pembuat vidio VCS mirip dengan Bupati Limapuluh Kota itu sudah diketahui dan sudah ditangkap. Kedua pelaku ditangkap di Jambi dan Palembang,” ujar Safni Sukumbang.
Menurut Safni Sikumbang, terkait vidio VCS tersebut dirinya telah dizolimi oleh pelaku pembuat vidio tersebut dan secara hukum dirinya telah menyerahkan kasus tersebut ke pihak Polda Sumbar untuk diusut.
” Tidak ada niat saya untuk merusak nama baik Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota termasuk merusak mana baik pribadi dan keluarga,” beber Safni Sikumbang.
Dalam pertemuan silaturahmi yang dihadiri dua mantan Ketua DPRD Kabupaten Limapuluh Kota, Ismardi dan Deni Asra termasuk sejumlah mantan dan anggota DPRD Kabupaten Limapuluh Kota itu dan beberapa Kepala OPD Pemkab Limapukuh Kota, Safni Sikumbang juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Kabupaten Limapuluh Kota atas kegaduhan yang terjadi akibat beredarnya secara luas vidio VCS yang telah diedarkan oleh pihak yang telah merusak nama baiknya itu.
Safni Sikumbang juga mengungkapkan, dibalik beredarnya vidio VCS mirip Bupati Kabupaten Limapukuh Kota itu, pihak pelaku kejahatan sempat menghubunginya dan meminta imbalan uang.
Untuk mencari tahu siapa pelaku pembuat dan pengedar vidio VCS mirip Bupati Limapuluh Kota tersebut, Safni Sikumbang mengaku sempat meminta nomor rekening si pelaku.
” Saya sempat mentranfer ke rekening yang dikirimkan si pelaku sebesar Rp1 juta, yang kemudian menjadi bukti untuk diserahkan kepada aparat kepolisian Polda Sumbar atas kasus pemerasan yang dilakukan si pelaku kepada saya,” terang H.Safni Sikumbang.
Diakhir penjelasan, Safni Sikumbang menyampaikan ucapan terima kasih kepada penyidik Polda Sumbar yang sudah berhasil mengungkap dan menangkap pelaku pembuat dan pengedar vidio VCS mirip Bupati Kabupaten Limapuluh Kota itu.
” Atas nama pribadi dan keluarga, kami menyampaikan terima kasih kepada pihak kepolisian Polda Sumbar yang telah melakukan penyidikan atas kasus peredaran vidio VCS yang telah membuat kegaduhan di tengah masyarakat ini. Kita tunggu hasil penyelidikan pihak Polda Sumbar siapa-siapa pelaku pembuat dan pengedar viduo yang telah merusak nama baik pribadi, keluarga dan Pemerintah Daerah Kabupaten Limapuluh Kota,” pungkas Safni Sukumbang. (DS)















