Limapuluh Kota, Dekadepos.id
Belasan Mahasiswa/i Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Andalas (Unand) Padang dan perangkat Nagari Pauah Sangik Kecamatan Akabiluru Kabupaten Limapuluh Kota yang melakukan Tracking Belum pulang ke tempat KKN dan diduga tersesat. Bahkan hingga kini rombongan yang mencapai 24 orang itu tidak bisa dihubungi.
Dari informasi yang dihimpun, mereka melakukan Tracking ke Kawasan Kamang Kabupaten Agam, namun hingga saat ini belum pulang dan tidak ada yang bisa dihubungi. Terkait kondisi tersebut, upaya pencaharian akan segera dilakukan oleh berbagai pihak terkait.
” Iya, informasinya mereka melakukan Tracking ke daerah Kamang Kabupaten Agam, namun sampai saat ini belum kembali,” sebut Kepala Pelaksana (KALAKSA) BPBD Kabupaten Limapuluh Kota, Rahmadinol, saat dihubungi Kamis 31 Juli 2025 pukul 21.30 Wib.
Lebih jauh ia menjelaskan, mereka yang ikut tracking adalah mahasiswa KKN dan perangkat Nagari pada pagi hari tadi.
” Mereka (mahasiswa KN dan perangkat Nagari) berangkat Tracking tadi pagi. Kita saat ini bersama SAR, Polres dan masyarakat bersiap untuk melakukan pencaharian, bahkan Pak Bupati dan Sekda juga turun ke Posko yang ada untuk membicarakan terkait rencana pencaharian,” tambahnya.
Upaya untuk terus menghubungi rombongan terus dilakukan, namun komunikasi yang dilakukan belum mendapat respon.
” Kini dihubungi tidak ada yang mengangkat, ada Bukit Batu Kambing informasinya sering orang tersesat.” Tutupnya. (Edw)















