Payakumbuh, Dekadepos.id
Antisipasi kasus penculikan anak yang viral di Makassar telah menimbulkan kekhawatiran di kalangan orang tua di seluruh Indonesia, termasuk di Payakumbuh.
Polres Payakumbuh ingatkan orangtua untuk tingkatkan kewaspadaan dalam menjaga dan mengawasi anak-anaknya, termasuk melaporkan jika ada orang yang dicurigai. Orang tua juga diharapkan tidak membiarkan anak-anak bermain sendiri tanpa pengawasan.
“Iya, kami mengimbau kepada seluruh orang tua dan wali agar lebih waspada terhadap orang yang baru dikenal dan tidak membiarkan anak-anak bermain tanpa pengawasan,” ujar Kapolres Payakumbuh, AKBP. Ricky Ricardo melalui Kasat Reskrim, IPTU. Andrio Surya Putra Siregar didampingi Kanit Pidum, IPDA. Defri Marta, Senin 10 November 2025.
Lebih lanjut, Iptu Andrio menekankan pentingnya memberikan edukasi kepada anak-anak agar selalu berhati-hati dengan orang yang baru dikenal dan tidak mudah terpengaruh dengan iming – iming dan ajakan, baik berupa mainan maupun uang.
“Berikan pemahaman kepada anak-anak tentang bahaya orang asing dan ajarkan mereka untuk tidak mudah percaya pada iming-iming,” tambahnya.
Selain itu, Polres Payakumbuh juga mengimbau agar orang tua menjalin komunikasi yang baik dengan pihak sekolah terkait informasi penjemputan anak. Pastikan hanya orang yang telah diinformasikan yang diperbolehkan menjemput anak dari sekolah.
“Ajarkan anak untuk berteriak meminta tolong jika ada orang yang mencoba mengajak atau membawa mereka secara paksa. Ini adalah langkah penting untuk menarik perhatian orang sekitar dan mencegah terjadinya tindakan penculikan,” jelas Iptu Andrio.
Jika ada dugaan atau melihat orang yang mencurigakan, masyarakat diimbau untuk segera melaporkannya ke pihak kepolisian terdekat.
“Jangan ragu untuk melaporkan jika ada hal-hal yang mencurigakan. Laporan dari masyarakat sangat membantu kami dalam mencegah terjadinya tindak kejahatan,” tegasnya.
Terakhir, Iptu Andrio juga mengingatkan pentingnya memberikan edukasi kepada anak tentang alamat tempat tinggal dan nomor kontak orang tua. Informasi ini sangat penting jika anak mengalami situasi darurat.
Dengan meningkatkan kewaspadaan dan memberikan edukasi yang tepat kepada anak, diharapkan dapat mencegah terjadinya kasus penculikan dan melindungi generasi penerus bangsa dari ancaman kejahatan. (Edw)















