Payakumbuh, Dekadepos.id
Membantu masyarakat untuk mewujudkan hidup lebih layak dengan hunian atau rumah yang lebih baik, Pemerintah melalui Kementerian Imigrasi Permasyarakatan (IMIPAS) dan Lapas Kelas II B Tanjung Pati melakukan Bedah Rumah Pedagang Cendol di RT 4 RW 2 Kelurahan Koto Kociak Kubu Tapak Rajo (Ranah) Kecamatan Payakumbuh Utara.
Rehab/bedah rumah yang dihuni pasangan suami-istri, Erizal-Rismayanti itu dipimpin langsung Kalapas Kelas II B Tanjung Pati, Elfiandi, Sabtu pagi 6 Juni 2026. Menurut Kalapas, program yang mereka jalankan untuk mendukung program Pemerintah dalam mewujudkan akses hunian layak bagi rakyat. Mereka yang rumahnya diberikan bantuan rehab, sebelumnya telah didata oleh petugas lapas.
Beberapa perbaikan/rehab yang dilakukan belasan pegawai Lapas Kelas II B Tanjung Pati, pengecatan, perbaikan pintu masuk, pengecoran lantai dapur dan teras rumah yang masih berlantai tanah.
” Iya, ini merupakan dukungan kita sesuai petunjuk Kementrian IMIPAS dan Kanwil, sehingga kita hari ini melakukan bedah/Rehab rumah yang belum layak huni. Dibantu oleh tukang, petugas/pegawai kita langsung melakukan bedah rumah,”ucap Kalapas Kelas II B Tanjung Pati, Elfiandi didampingi Kasi Binapi Giatja, Agung Lestara serta Kasubsi Registrasi, Adeka Fitria.
Ia juga menambahkan, dengan bedah rumah yang dilakukan, kedepannya pasutri pedagang cendol keliling yang memiliki 5 orang anak itu bisa hidup lebih nyaman dirumah yang lebih baik dan layak.

” Semoga kedepannya rumah ini lebih layak dan nyaman untuk ditempati, sehingga penghuni lebih senang.”ucap Elfiandi yang juga ikut melakukan bedah rumah.
DIRESPON LANGSUNG PENGUSAHA JEK PETTO
Bedah rumah masyarakat yang dilakukan Lapas Kelas II B Tanjung Pati, langsung mendapat respon positif dari pengusaha Kota Payakumbuh, Jek Petto. Orangtua, anggota DPRD Kota Payakumbuh, Ainul Farhan J itu, ia menyebut ikut berpatisipasi dengan membelikan bahan berupa semen dan pasir untuk pengecoran lantai yang masih tanah.
” Semoga bantuan yang kita salurkan bisa bermanfaat untuk masyarakat kita, tentu kita apresiasi juga program bedah rumah dari lapas,”ucapnya dari Tanah Suci Mekkah.
Sementara Rismayanti mengaku sangat terharu dan berterimakasih dengan bantuan dari pihak lapas dan donatur yang melakukan bedah rumahnya.
” Terimakasih banyak untuk kebaikan yang diberikan kepada kami, ini rumah orangtua yang telah belasan tahun kami huni,”ucapnya.
Selain bedah rumah masyarakat, sebelumnya, Lapas Kelas II B Tanjung Pati juga memberikan bantuan tangki air serta bahan pertukangan bagi Rumah Tahfidz Jannatul Firdaus di Kelurahan Tigo Koto Diateh (Kaniang Bukik) Kecamatan Payakumbuh Utara yang tengah dalam tahap pembangunan ruang belajar.
Bantuan tangki air dan bahan pertukangan itu diserahkan langsung Kalapas Kelas II B Tanjung Pati, Elfiandi didampingi sejumlah Staf Senin pagi 17 November 2025. Selain mendukung upaya untuk mewujudkan generasi penghafal Al-Quran dan menjauhkan generasi muda dari berbagai hal negatif, bantuan itu juga sekaligus merupakan rangkaian peringatan Hari Bhakti Kementerian Imigrasi dan Permasyarakatan ke-1 tahun 2025.
Kalapas berharap bantuan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat diluar LAPAS itu, bisa memberikan dampak positif bagi masyarakat, sehingga kedepannya akan lahir generasi muda yang cerdas, berkualitas serta memiliki iman dan tagwa.
” Iya, Alhamdulillah hari ini kita serahkan bantuan tangki air dan bahan pertukangan untuk rumah Tahfidz Jannatul Firdaus. Selain. Dalam rangkaian Hari Bhakti Kementerian Imigrasi dan Permasyarakatan (IMIPAS) ini juga bentuk kepedulian kita terhadap generasi muda, khususnya di Kota Payakumbuh,” sebut Kalapas. (Edw)















