Scroll untuk baca artikel
BeritaKesehatanPemerintahanPolitik

Ade Rezki Pratama: Konsumen Harus Cerdas Memilih dan Mengkonsumsi Produk Obat dan Makanan yang Aman

×

Ade Rezki Pratama: Konsumen Harus Cerdas Memilih dan Mengkonsumsi Produk Obat dan Makanan yang Aman

Sebarkan artikel ini

LIMAPULUH KOTA, Dekadepos.id – Anggota Komisi IX DPR RI, Ade Rezki Pratama, bersama Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Padang, menggelar sosialisasi Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) bersama masyarakat di Jorong Ekor Parit, Nagari Limbanang, Kecamatan Suliki, Kabupaten Limapuluh Kota, Rabu (10/09/2025).

Sosialisasi ini bertujuan untuk mewujudkan masyarakat yang sadar dalam memilih obat dan makanan yang aman serta bermutu, demi menjamin kesehatan.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Pengawas Farmasi dan Makanan Ahli Madya BBPOM Padang, Linda Gusrini Fadri dalam sambutannya menyampaikan bahwa sosialisasi bersama anggota Komisi IX DPR RI yang merupakan mitra kerja Badan POM, menjadi salah satu upaya BBPOM dalam pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan kesadaran, pengetahuan, pemberdayaan dan kemandirian masyarakat dalam mengawasi produk obat dan makanan.

“Kegiatan ini merupakan salah satu upaya BBPOM dalam pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan kesadaran, pengetahuan, pemberdayaan dan kemandirian masyarakat dalam mengawasi produk obat dan makanan”, ungkapnya.

Badan POM merupakan lembaga pemerintahan non kementrian yang bertugas dalam pengawasan obat dan makanan. Dengan Visi “Terwujudnya sediaan farmasi dan pangan olahan yang aman, bermutu, dan berdaya saing dalam mendukung masyarakat sehat dan sejahtera bersama Indonesia Maju menuju Indonesia Emas 2045”.

Ia juga meminta produsen bertanggung jawab untuk memastikan produk obat dan makanan yang diproduksi aman, berkhasiat/ bermanfaat dan bermutu hingga ditangan konsumen.

Sementara konsumen harus menjadi konsumen cerdas dan berdaya dalam memilih dan mengkonsumsi produk obat dan makanan yang aman dan menyikapi dengan bijak informasi yang beredar serta melaporkan obat dan makanan yang tidak memenuhi syarat.

“Kita meminta produsen untuk memastikan produk obat dan makanan yang diproduksi aman, berkhasiat/ bermanfaat dan bermutu hingga ditangan konsumen. Sementara konsumen harus cerdas dan berdaya dalam memilih dan mengkonsumsi produk obat dan makanan yang aman.” pungkasnya.

Selanjutnya anggota Komisi IX DPR RI, Ade Rezki Pratama menghimbau masyarakat agar selektif membeli produk di pasaran karena adanya dugaan produk ilegal dan berbahaya banyak dijual bebas.

“Pada saat ini perkembangan teknologi semakin meningkat dan memudahkan masyarakat dalam berbelanja, terutama belanja online. Sehingga membuat masyarakat konsumtif dan gampang tergiur dengan godaan iklan terutama peredaran obat, jamu (obat tradisional), makanan, dan kosmetik. Masyarakat dituntut lebih cerdas dan teliti dalam mengenali keamanan produk”, ujarnya.

Ia mengingatkan masyarakat untuk selalu melakukan pengecekan KLIK Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kadaluarsa sebelum membeli dan mengkonsumsi obat.

Menurutnya, BPOM tidak akan memberikan izin edar obat tanpa pengawasan tenaga kesehatan, karena konsumsi obat tanpa pengawasan dapat menimbulkan risiko serius bagi kesehatan.

“Jika akan berbelanja atau membeli produk, lakukan Cek KLIK, ungkapnya.

<span;>Ade juga menyoroti maraknya peredaran obat ilegal secara online yang kerap menggunakan jasa pengiriman tanpa pengawasan resmi. Untuk itu, ia menegaskan bahwa Komisi IX DPR RI bersama BPOM terus aktif mengawasi dan memberantas peredaran obat dan makanan berbahaya.

Terkait pangan, Ade menyebutkan bahwa BPOM tidak hanya melakukan pengawasan, tetapi juga memberikan pendampingan bagi pelaku UMKM agar dapat menghasilkan produk yang aman dan berkualitas.

“Melalui kegiatan pemberdayaan seperti KIE ini, saya berharap masyarakat semakin bijak dalam memilih obat dan makanan yang aman untuk dikonsumsi,” tutupnya. (DS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *