PAYAKUMBUH, Dekadepos.id Segenap keluarga besar Ikatan Keluarga Tanah Datar (IKTD) Luhak Nan Bungsu yang hadir pada acara Halal Bi Halal (HBH) yang digelar di Sekretariat IKTD di Kelurahan Tanjung Gadang Sungai Pinago, Kecamatan Payakumbuh Barat, Kota Payakumbuh Minggu 27 April 2025, sempat kaget mendengar penjelasan yang disampaikan Ketua Umum IKTD Luhak Nan Bungsu, Basri Latief terkait kebijakan memindahkan lokasi kegiatan HBH dari SMPN 1 Payakumbuh ke Sekretariat IKTD.
” Awalnya, atas kesepakatan pengurus lokasi acara HBH IKTD Luhak Nan Bungsu telah ditetapkan di SMPN 1 Payakumbuh. Namun di balik penetapan acara di SMPN 1 Payakumbuh tersebut, berdasarkan informasi dan laporan dari beberapa anggota IKTD bahwa ada oknum warga Tanah Datar bukan pengurus IKTD Luhak Nan Bungsu sedang merancang mufakat jahat akan menggulingkan Ketua Umum IKTD yang defenitif dengan cara mendatangi warga Tanah Datar yang ada di Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota untuk menandatangani surat mosi tidak percaya yang rencananya akan dibacakan saat acara HBH yang akan digelar di SMPN 1 Payakumbuh,” beber Basri Latief dihadapan puluhan anggota IKTD Luhak Nan Bungsu.
Dikatakan Basri Latief, ternyata upaya mufakat jahat untuk menggulingkan Ketua Umum IKTD yang defenitif periode masa bakti 2022-2027 itu, bocor dan dilaporkan sejumlah warga Tanah Datar kepada Basri Latief.
” Adanya laporan bahwa ada mufakat jahat yang dirancang oknum warga Tanah Datar, yang mungkin berambisi untuk menjadi Ketua IKTD Luak Nan Bungsu, dengan cara menggulingkan pengurus defenitif melalui surat mosi tidak percaya tersebut, maka untuk mengindari dan mengantisipasi terjadinya kegaduhan pada acara HBH yang semula telah ditetapkan di SMPN 1 Payakumbuh itu, maka lokasi acara HBH dialihkan ke Sekretaiat IKTD,” papar Basri Latief.
Secara etika berorganisasi, ujar Basri Latief, terjadinya pemindahan lokasi acara dari SMPN 1 Payakumbuh ke Sekretariat IKTD tersebut, sudah dibicarakan dengan Ketua Dewan Penasehat bapak Drs.Asril Syamsuddin dan pengurus lain termasuk dengan Sekretaris IKTD.
Namun mungkin terpengaruh rencana mufakat jahat tersebut, Sekretaris menolak menandatangi surat undangan pemindahan lokasi acara dan menyatakan mundur sebagai pengurus.
Tak ada jalan lain, untuk menjaga agar organisasi tetap berjalan kondusif, maka undangan pemindahan lokasi acara HBH tersebut tetap dilakukan dengan melayangkan kembali surat undangan baru kepada anggota IKTD termasuk kepada Walikota Payakumbuh, Bupati Limapuluh Kota dan Bupati Tanah Datar.
” Herannya, meski sudah ada undangan baru terkait pemindahan lokasi acara ke Sekretariat IKTD, oknum warga Tanah Datar yang bukan pengurus IKTD Luhak Nan Bungsu yang telah berhasil mempengaruhi beberapa pengurus IKTD tersebut tetap menggelar acara HBH di SMPN 1 Payakumbuh. Sementara terkait digelarnya HBH mengatasnamakan IKTD, kami pengurus IKTD Luhak Nan Bungsu yang sah menyebut acara HBH IKTD di SMPN 1 Payakumbuh itu adalah kegiatan liar. Padahal, secara resmi pada tanggal 23 April 2025 undangan HBH yang lokasinya sudah dipindahkan ke Sekretariat IKTD itu, telah disampaikan kepada anggota IKTD termasuk kepada Walikota Payakumbuh, Bupati Limapuluh Kota dan Bupati Tanah Datar,” terang Basri Latief.
Sebagai orang yang diberi kepercayaan sebagai Ketua Umum IKTD Luhak Nan Bungsu melalui mekanisme yang sah lewat musyawarah keluarga besar warga Tanah Datar dan dikuatkan dengan SK kepengurusan yang ditandatangi oleh Bupati Tanah Datar untuk masa bakti 2022-2027, Basri Latief sangat menyayangkan sekaligus menyesalkan adanya upaya tidak terpuji yang dilakukan oknum warga Tanah Datar yang berupaya memecah belah persatuan dan kekompakan warga Tanah Datar yang berhimpun dalam wadah sosial IKTD Luhak Nan Bungsu.
” Etikad tidak baik melalui mufakat jahat untuk menggulingkan Ketua Umum melalui mosi tidak percaya tersebut, tentu tindakan tidak terpuji yang bisa mengancam dan memecah belah rasa persaudaraan dan dapat merusak hubungan silaturahmi antara sesama warga Tanah Datar. Apalagi IKTD ini hanyalah sebuah organisasi sosial yang butuh pengorbanan tenaga dan pemikiran yang didirikan untuk memperkuat kerukunan sesama warga Tanah Datar yang ada diperantauan,” ujar Basri Latief dihadapan warga IKTD Luhak Nan Bungsu yang hadir pada acara Halal Bi Halal tersebut.
PELIHARA KERUKUNAN
Saat kegiatan Halal Bi Halal tersebut, Basri Latief juga meminta kepada anggota IKTD Luhak Nan Bungsu untuk tetap menjaga kekompakan dan memelihara kerukuman antara sesama warga IKTD yang ada di Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota.
Diakhir penjelasan, Basri Latief menyatakan bahwa dalam waktu dekat berencana akan menggelar pertemuan konsolidasi dengan mengundangkan seluruh pengurus dan anggota IKTD Luhak Nan Bungsu. (DS)















