Limapuluh Kota, Dekadepos.id
Diduga kerap memangsa hewan peliharaan masyarakat berupa anjing, kambing dan lainnya, Harimau yang diduga berkeliaran di Kecamatan Gunuang Omeh dengan meninggalkan jejak kaki di berbagai Jorong, Pua Data, Palangki Tangan serta di Sungai Dadok meresahkan warga sekitar.
Antisipasi dampak yang lebih besar, Tim gabungan bakal melakukan pemasangan perangkap berupa karangkeng besi di titik yang nantinya disepakati. Keresahan warga diungkapkan oleh Jorong Pua Data, Pandestris Man. Menurutnya kondisi tersebut telah terjadi sejak akhir Desember lalu.
” Iya, warga banyak yang mengeluh hewan peliharaannya berupa anjing dan kambing hilang. Selain itu jejak Harimau diberbagai tempat. Kita sudah berkoordinasi dengan Walinagari dan ditanggapi oleh BKSDA hingga didatangkan perangkap dan direncanakan dipasang hari ini,” ucapnya, Selasa 21 Januari 2025.
Lebih jauh ia menyebutkan bahwa jejak Harimau itu terlihat di kebun Masyarakat di Lengkok, di Luak Curang. Terkait kondisi itu, Ia himbau masyarakat untuk lebih hati-hati.
” Jejak Harimau itu terlihat di kebun Masyarakat di Lengkok, di Luak Curang. Terkait kondisi itu kita himbau masyarakat untuk lebih hati-hati dan tidak keluar rumah sendirian saat malam hari,” ucapnya.
Untuk pemasangan perangkat direncanakan akan diantara Lengkok dan di Palangki Tangan, namun kepastian masih menunggu hasil rekaman CCTV yang dipasang Jumat 17 Januari lalu di Palangki Tangan dan di Sungai Dadok.
” Kepastian titik pemasangan perangkap masih menunggu pengawasan jejak dan hasil pengamatan rekaman CCTV. Jarak jejak terdekat yang ditemukan 100 Meter dari permukiman masyarakat.” Tutupnya.
SATPOL-PP RESPON CEPAT
Keresahan masyarakat di Kecamatan Gunuang Omeh itu juga direspon cepat Satpol-PP Kabupaten Limapuluh Kota dengan turun langsung ke lokasi beberapa kali.
Bahkan saat ini disaat rencana pemasangan perangkap, Kasat Pol-PP Kabupaten Limapuluh Kota, Deddy Permana didampingi Fungsional Muda, Purnama kembali turun untuk mendampingi Tim Gabungan yang akan melakukan pemasangan perangkap.
” Iya, ini untuk menindaklanjuti laporan masyarakat, kita kembali turun ke lapangan. Mudahan keresahan masyarakat bisa diatasi dengan pemasangan perangkap,” Ucapnya.
Deddy juga ingatkan masyarakat yang akan berkebun untuk lebih hati-hati dan bepergian secara berkelompok. (Edw)















