LIMAPULUH KOTA, Dekadepos. id— Bupati Limapuluh Kota, H. Safni, menegaskan pentingnya pelestarian adat dan budaya Minangkabau dalam kegiatan Halal Bihalal Bundo Kanduang bersama LKAAM dan sejumlah organisasi terkait yang digelar di Rumah Dinas Bupati, Labuah Basilang, Rabu (29/4/).
Dalam sambutannya, Bupati Safni mengingatkan bahwa nilai-nilai adat harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda, seiring dengan perkembangan zaman.
“Adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah harus tetap menjadi landasan dalam kehidupan masyarakat Minangkabau,” ujarnya.
Ia juga menyinggung salah satu tradisi yang sarat makna, yakni makan bajamba. Menurutnya, tradisi tersebut bukan sekadar kegiatan bersama, melainkan bentuk penghormatan kepada niniak mamak serta tokoh masyarakat.
“Makan bajamba adalah simbol kebersamaan dan penghargaan kepada niniak mamak serta tokoh adat. Ini harus kita lestarikan,” kata Safni.
Bupati turut menekankan pentingnya sinergi antara Bundo Kanduang, LKAAM, niniak mamak, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga eksistensi adat dan budaya.
Sementara itu, Ketua LKAAM Limapuluh Kota, Zulhikmi Dt Rajo Suaro, menyampaikan bahwa keberadaan Bundo Kanduang tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan dari LKAAM dan unsur adat lainnya.
“Perlu sinergi yang kuat antara Bundo Kanduang, niniak mamak, dan lembaga adat agar pelestarian budaya bisa berjalan maksimal,” ujarnya.
Ia juga berharap adanya dukungan dari pemerintah daerah, termasuk terkait dana hibah untuk menunjang kegiatan pelestarian adat dan budaya di Limapuluh Kota.
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Bundo Kanduang Hj. Nengsih, Ketua TP-PKK Limapuluh Kota Ny. Asra Yanti Safni, Ketua GOW Limapuluh Kota, Melinda Purnama Sari, serta sejumlah tokoh masyarakat dan organisasi perempuan.(rdo)
Halal Bihalal Bundo Kanduang, Bupati Safni Gaungkan Pelestarian Adat Minangkabau
admin2 min baca











