Payakumbuh, Dekadepos.id
Peserta didik maupun sekolah penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Payakumbuh tetap mendukung program unggulan Presiden Prabowo Subianto melalui Badan Gizi Nasional (BGN) meski waktu pemberian berkurang menjadi 5 hari dari sebelumnya 6 hari. MBG menurut sekolah maupun peserta didik sangat banyak membantu dalam memenuhi kecukupan gizi, serta membantu mengurangi uang jajan atau pengeluaran di sekolah.
Mereka berharap menu yang diberikan tetap maksimal, bervariasi dan bergizi, sehingga kebutuhan gizi peserta didik tetap terpenuhi, selain itu mereka juga berharap kedepannya bisa kembali normal atau diberikan selama 6 hari.
” Iya, terkait dengan pengurangan pemberian MBG dari semula 6 hari menjadi 5 hari, kami tetap berharap menu yang disajikan/diberikan tetap maksimal dan bervariasi, Alhamdulillah selama ini menu yang diberikan selalu berganti,”ucap Kepala SDN 22 Payakumbuh, Resi Susanti, Kamis 2 April 2026.
Lebih jauh ia mengatakan, MBG selama ini sangat dinantikan oleh peserta didik disekolah yang ia pimpin, apalagi selama ini menu sangat disukai.
” Untuk MBG sangat dinanti-nantikan oleh murid kami, seperti hari ini, menu yang diberikan berupa dendeng cabe merah,”tambahnya.
Resi juga menambahkan, pihak sekolah juga telah menginformasikan pengurangan pemberian MBG tersebut kepada warga sekolah.
” Sudah, sudah kami mengonfirmasikan kepada peserta didik terkait pengurangan MBG dari 6 menjadi 5 hari, sehingga dinihari terakhir sekolah, mereka tidak lagi mendapat dua menu MBG.”tutupnya.
SIAP IKUTI INSTRUKSI BGN, SPPG : KITA TETAP BERIKAN YANG TERBAIK
Sementara Satuan Penyedia Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur sebagai mitra Badan Gizi Nasional (BGN), mengaku siap menjalankan Intruksi Pemerintah dalam pemberian MBG, meski untuk peserta didik MBG diberikan berkurang jadi 5 hari, namun untuk Ibu Hamil, menyusui dan Balita, tetap diberikan selama 6 hari.

” Tentu kita siap melakukan Intruksi Pemerintah dalam pemberian atau penyaluran MBG bagi penerima manfaat, untuk peserta didik memang berkurang jadi 5 hari, namun untuk Ibu Hamil, menyusui dan Balita, tetap diberikan selama 6 hari,”ujar M. Ihsan Rido, Kepala SPPG Dapur Badusanak Koto Baru.
Ia juga mengatakan, meskipun pemberian MBG berkurang untuk peserta didik, pihaknya tetap maksimal dalam pelayanan, terutama dalam pemberian menu.
” Kita tidak ada perobahan dalam pelayanan, tetap maksimal dalam berbagai hal, termasuk hari ini kita berikan menu berupa daging atau dendeng.”ucapnya. (Edw)















