Payakumbuh, Dekadepos.id
Walikota Payakumbuh, Zulmaeta ajak semua pihak, termasuk Perantau untuk atasi “Hantu” yang selama ini menjadi persoalan di Kota Payakumbuh. Dengan melibatkan semua pihak, Walikota yakin “hantu” tersebut bisa diatasi.
Hal tersebut diungkapkan Walikota saat memberikan sambutan dalam pelaksanaan Sholat Idul Fitri yang digelar di halaman Balaikota Payakumbuh.
” Sumbangsih semua pihak, termasuk perantau diperlukan untuk memajukan Payakumbuh kedepannya. Terutama mengatasi “hantu” berupa kemiskinan dan sampah,” ucap Walikota, Senin pagi 31 Maret 2025 saat memberikan sambutan jelang Pelaksanaan Ibadah Sholat Idul Fitri 1446 H tahun 2025 yang digelar di halaman Balaikota Payakumbuh.
Lebih jauh Walikota mengajak agar “Hantu” berupa sampah dirumah tangga bisa diolah menjadi bendera atau barang berharga.
” Mari olah sampah sendiri (rumah tangga) menjadi benda berharga. Perantau juga kita ajak sukseskan mudik bersih,” tambahnya.
Selai itu, Walikota juga ingatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Pemerintah Kota Payakumbuh untuk untuk mengutamakan kepentingan rakyat atau Masyarakat, dan maksimal dalam memberikan layanan, sehingga masyarakat bisa puas dan merasa terlayani dengan baik.
Tidak hanya ingatkan ASN, Perantau Pekanbaru asal Kota Payakumbuh itu juga terus ajak semua pihak untuk terus membangun dan memajukan Kota Payakumbuh kedepanya, termasuk perantau yang pulang kampung juga diajak membangun kampung halaman.
” ASN di Kota Payakumbuh kita ingatkan untuk utamakan kepentingan rakyat atau kepentingan masyarakat. Terimakasih kepada semua pihak yang ikut sukseskan program pemerintah, sehingga Payakumbuh maju dan sejahtera.”tutupnya.
30 ORANG JEMAAH CALON HAJI TUNDA KEBERANGKATAN
Sementara Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kota Payakumbuh menyebutkan bahwa 30 orang Jemaah Calon Haji Kota Payakumbuh tahun 2025 menunda keberangkatan karena berbagai persoalan.
Diantaranya karena persoalan ekonomi, sakit, meninggal dunia dan persoalan mahram.
” Tiga puluh orang Jemaah Calon Haji Kota Payakumbuh menunda keberangkatan karena berbagai persoalan. Sementara yang telah melakukan pelunasan biaya Haji mencapai 148 orang, dan 181 orang berhak lunas.” Ucapnya.
Buya Duski Samad yang menjadi Khatib dalam Sholat Idul Fitri itu dalam Khotbahnya mengajak semua pihak membangun Kota dengan ilmu dan keilmuan. Termasuk bekerja secara profesional dan proporsional.
” Mari bangun/bekerja secara profesional dan proporsional, bangun Kota dengan ilmu dan keilmuan.” Tutupnya.
Sholat Idul Fitri yang diikuti ribuan umat Islam dari berbagai tempat serta mantan Wakil Walikota Payakumbuh, Syamsul Bahri, Mantan Ketua DPRD Kota Payakumbuh, Yb. Dt. Parmato Alam itu diimami Syaikh Sa’Ad Bin Yaslam Khanbary dari Palestina. (Edw)















