LIMAPULUH KOTA, Dekadepos.id – Baru pertama kali terjadi untuk Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Kabupaten Limapuluh Kota.
Guna meningkatkan kapasitas para pemangku adat, anggota DPRD Kabupaten Limapuluh Kota dari Fraksi Golkar, Fajar Rillah Vesky berinisiatif menggelar kegiatan pembekalan terhadap ratusan ninik mamak untuk dua nagari yakni Nagari Tungka dan Nagari Situjuah Ladang Laweh selama 3 hari Kamis sampai Sabtu 3-5 Juli 2025
Pembekalan untuk penguatan pengetahuan adat dan budaya tersebut, secara resmi dibuka Wakil Bupati Ahlul Badrito Resha didampungi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Afri Efendi, Kamis (3/7/) di aula Sago Bungsu 2 di Lubuak Batingkok, Kecamatan Harau.
Menurut Fajar Rillah Vesky, kegiatan pembekalan terhadap Ninik Mamak ini bekerjasama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Limapuluh Kota melalui anggaran pokok pikiran (pokir) sebagai anggota DPRD Kabupaten Limapukuh Kota.
Kegiatan ini selain bertujuan untuk silaturahmi dengan tokoh masyarakat dan pemangku adat dan Walinagari sekaligus untuk memperkokoh keberadaan adat dan budaya, khususnya bagi kalangan pemangku adat yang ada di Kecamatan Situjuah Limo Nagari.
“Peran niniak mamak sangat penting dalam mengawasi anak kemenakan. Karena itu perlu adanya peningkatan kapasitas Niniak Mamak terhadap nagari,” ungkap Fajar Rillah Vesky saat menyampaikan sambutan.
Sementara Wakil Bupati Limapuluh Kota, Ahlul Badrito Resha saat memberikan sambutan dalam kegiatan pembekalan tersebut mengatakan, pihaknya mendukung berbagai upaya dalam memajukan daerah.
Ia juga mengaku sangat prihatin dengan pemberitaan hari ini di Kabupaten Limapuluh Kota yang sangat memalukan.
” Hari ini kita dihadapkan dengan pemberitaan-pemberitaan yang menurut kita itu sangat miris. Ada seorang ayah kandung memperkosa anak, kemudian ada ayah tiri. Banyak cerita-cerita yang menghias Limapuluh Kota hari ini,” ucapnya.
Ia juga apresiasi kegiatan Peningkatan Kapasitas Niniak Mamak yang digelar anggota DPRD bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
” Kegiatan pembekalan ini menjadi pilar penting dalam peningkatan kapasitas para Ninik Mamak di Kabupaten Limapuluh Kota.” pungkasnya. (DS)















