Limapuluh Kota, Dekadepos.id
Hadir dengan konsep Rumah Makan Padang Modern yang tetap mempertahankan khas makanan Padang, khususnya Situjuah, RM SAMOTA De Situjuah yang berlokasi di Perbatasan Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota di Jorong Padang Ambacang Nagari Situjuah Kabupaten Limapuluh Kota, hadir untuk menjadi icon baru di Situjuah.
Berbagai menu ditawarkan untuk memanjakan lidah wisatawan yang datang, selain pongek cubadak dan gulai kambiang serta ikan bakar, menu spesifik berupa ikan saos SAMOTA yang berasal dari ikan laut, menjadi andalan utama disamping menu Seafood lainnya di RM SAMOTA.

” Di RM SAMOTA ini, konsepnya tetap rumah makan Padang, tapi kita melihat situasi kedepan, jika dibutuhkan menu western, tentu akan kita pikirkan. Tapi yang jelas kita saat ini tetap rumah makan Padang, spesifiknya kita ada ikan Saos SAMOTA,”ucap, Dedi Susanto, SH, MH, Owner RM SAMOTA DE SITUJUAH, Selasa siang 3 November 2026 usai peresmian.
Ia juga mengatakan, menu spesifik ikan Saos SAMOTA merupakan ikan laut.

” Ikan Saos SAMOTA merupakan ikan laut, juga ada udang dan makanan khas lainnya di Sumatera Barat, terutama Situjuah. Hadirnya SAMOTA untuk membangun icon Situjuah, restoran baru yang memang kita tidak hanya mengejar sekedar untung, tapi yang paling utama adalah ikonik baru di Situjuah,”tambah Rang Sumando Situjuah tersebut.
Lebih jauh Dedi menjelaskan, kehadiran RM SAMOTA bukan sebagai saingan dari Rumah Makan yang telah lebih dahulu hadir.
” Kita hadir bukan sebagai penyaing dari Rumah Makan yang telah lebih dahulu hadir, kita adalah bagian dari penunjang untuk kuliner Pariwisata, terutama di Situjuah. Kita juga harapkan anak-anak muda yang ingin jadi entrepreneur kedepannya, yang punya visi-misi untuk membangun daerah, mari kita bersinergi dengan Pemerintah Daerah. Semoga ini menjadi tempat yang nyaman bagi wisatawan,”tukuknya.
Sementara terkait harga makanan dan minuman ditempat yang bisa menampung ratusan pengunjung itu, masyarakat diharapkan tidak bisa takut.
” Untuk harga, tidak perlu takut, mungkin orang melihat tempat ini premium ya, tapi kita tetap mengedepankan harga industri, jadi jangan lihat bangunannya mewah, terus tiba-tiba meras minder, tentu tidak, kita sangat welcome, harga tidak terlalu mahal dan tidak terlalu murah.”tutupnya.

Walikota Payakumbuh saat memberikan sambutan menyebut bahwa kehadiran RM SAMOTA DE Situjuah yang representatif di perbatasan Payakumbuh dan Situjuah, tidak hanya menambah jumlah tempat makan bagi wisatawan yang datang berkunjung ke Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota (Luak Limapuluh), namun juga akan memberikan dampak bagi Pemerintah dan Masyarakat di dua daerah.
” Dengan hadirnya RM yang representatif dan berbeda dengan yang yang lain, tidak hanya memberikan dampak bagi Pemerintah Daerah, namun juga bagi masyarakat, sebab memberikan dampak ekonomi dengan adanya kebutuhan bahan baku yang dibeli dari masyarakat serta karyawan yang direkrut,”ucap Walikota Payakumbuh diwakili Staf Ahli, Erizon.
Walikota juga menambahkan, selain lokasi strategis, RM SAMOTA De Situjuah juga menghadirkan view dalam dan luar rumah makan yang sangat indah.
” Kita berada di dalam ruangan, tapi view luar, ada pemandangan air terjunnya, semoga pelayanan beda dengan yang lain,”harapnya.
Walikota juga mengucap selamat dengan hadirnya RM SAMOTA DE SITUJUAH yang akan terus menarik wisatawan untuk datang.
” Selamat dan sukses dengan hadirnya RM SAMOTA DE SITUJUAH di daerah ini, semoga bisa terus menambah wisatawan datang.”tutupnya.
Sementara Bupati Limapuluh Kota, Safni menyebut kehadiran RM SAMOTA merupakan bukti nyata iklim investasi dan ekonomi di Kabupaten Limapuluh Kota terus tumbuh.
” Kehadiran ini, bukan sekadar menambah tempat wisata makan tapi menjadi bukti nyata iklim investasi dan ekonomi di Kabupaten Limapuluh Kita terus tumbuh. Pemerintah daerah sangat apresiasi kehadiran RM ini, sebab kita sedang galakkan Pariwisata,”ucapnya.
Bupati juga menambahkan, Pemerintah Daerah terus mendorong terus tumbuhnya investasi di daerah.
” Sesegera mungkin yang ingin kontribusi bangun kampung, kita tidak ingin persulit, tapi jangan jangan langgar aturan dalam berinvestasi/bangun kampung. Saya apresiasi dengan adanya pihak-pihak yang ingin membangun kampung.”tutupnya.
Peresmian Rumah Makan SAMOTA yang memiliki banyak fasilitas itu ditandai dengan pengguntingan pita oleh Bupati Limapuluh Kota, Walikota Payakumbuh, Kajari dan unsur MUSPIDA lainnya. (Edw)












