LIMAPULUH KOTA, dekadepos.Id- Dalam rangka memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional (HKBN) pada tanggal 26 April 2025, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Limapuluh Kota menggelar rapat koordinasi bertempat di ruang rapat kantor BPBD Kabupaten Limapuluh Kota, Selasa (20/4).
Rapat koordinasi kegiatan gladi kesiapsiagaan dalam memperingati HKBN 2025 itu dipimpin Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Limapuluh Kota, Rahmadinol dan dihadari Kacabdin Pendidikan Wilayah IV, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan, Kadis Pemadam Kebakaran, Kadis Kesehatan, Kadis Perhubungan, Kadis PUPR, Kepala Satuan Pol PP, Kadis Sosial, Kepala UPTD KPHL Limapuluh Kota, Kepala POS Pencarian dan Pertolongan Kabupaten Limapuluh Kota, FPRB Limapuluh Kota, Wartawan Tangguh Bencana Limapuluh Kota, PMI Limapuluh Kota, ORARI Limapuluh Kota, RAPI Limapuluh Kota, TRAPAY, SAG Oftroad, MAPALA dan Pramuka Peduli.
Beberapa topik utama yang dibahas dalam rapat koordinasi tersebut mencakup pembagian tugas dan peran masing-masing pihak, persiapan logistik, serta penyusunan jadwal simulasi bencana.
” Diharapkan melalui rapat koordinasi ini, semua pihak dapat bekerja sama dengan baik untuk memastikan kegiatan HKBN berjalan lancar dan efektif dalam meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi bencana.,” harap Rahmadinol.
Rahmadinol mengatakan, bahwa rapat koordinasi ini merupakan tindak lanjut dari arahan Bupati dalam rangka mempersiapkan diri menghadapi bencana dan sekaligus menyongsong HKBN (Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional) pada tanggal 26 April 2025.
” Puncak peringatan HKBN 2025 tingkat Kabupaten Limapuluh Kota pada Sabtu 26 April 2025 di pusatkan di Halaman Kantor Bupati Kabupaten Limapuluh Kota di Bukik Limau Sarilamak, Kecamatan Harau dalam kegiatan apel siaga dan memukul kentongan secara serentak seluruh Indonesia. Pelaksanaan HKBN ini akan di laksanakan beberapa kegiatan simulasi kesiapsiagaan bencana dan latihan evakuasi serta yang melibatkan OPD terkait, ORARI Limapuluh Kota, RAPI Limapuluh Kota, TRAPAY, SAG Oftroad, MAPALA dan Pramuka Peduli sebagai bagian dari rangkaian kegiatan HKBN,” ungkap Rahmadinol.
Dikatakan Rahmadinol, kegiatan akan ditutup dengan apel kesiapsiagaan bencana yang melibatkan berbagai unsur, termasuk TNI, Polri, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, serta para relawan kebencanaan. Hal ini menunjukkan komitmen dan sinergitas semua pihak untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat terkait potensi bencana di Kabupaten Limapuluh Kota.
” Peringatan HKBN menjadi momentum membangun budaya sadar bencana di mana masyarakat melakukan evakuasi secara mandiri secara rutin. Tema HKBN 2025 adalah “Siap untuk Selamat, Indonesia Tangguh Indonesia Hebat ”. Semoga kegiatan ini membantu meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan kita dalam menghadapi bencana. Tetap waspada dan selalu siap.” pungkas Rahmadinol. (DS)















