Limapuluh Kota, Dekadepos.id
Antisipasi dampak negatif terkait munculnya Sawah Luluih di Jorong Tapi Nagari Situjuah Batuah (Kawasan Pombatan) Kecamatan Situjuah Limo Nagari Kabupaten Limapuluh Kota, pihak kepolisian memasang Garis Polisi (Police Line) di sekitar lokasi sawah milik Adrolios panggilan Si Ad (61), namun sayang, meski telah dipasang dan diperingati untuk tidak mendekat, puluhan orang masih memaksa masuk dan mencoba melihat dari dekat lobang yang dipenuhi genangan air itu.
Hingga saat ini, puluhan masyarakat dari berbagai tempat terus berdatangan kelokasi itu. BPBD Kabupaten Limapuluh Kota juga telah melakukan pengukuran terhadap lokasi lobang itu. Dari hasil pengukuran yang dilakukan, diketahui kedalaman air sekitar 5,7 M dengan kedalaman diperkirakan 8 M dan diameter sekitar 7 M.
Hingga saat ini, air dalam lobang tersebut terus bertambah dan terus terjadi gerakkan air seperti deburan ombak.
” Iya, tadi memang memang sudah dipasang Garis Polisi,” sebut AIPTU. Mulia Raja, anggota Polsek Situjuah, Minggu siang 5 Januari 2026.
Sementara dari pantauan di lokasi Sawah Luluih itu, tidak hanya masyarakat sekitar, pengendara roda dua maupun roda empat yang melintas di Jalan alternatif Kabupaten Limapuluh Kota -Tanah Datar juga sengaja melihat fenomena yang terjadi.
Sementara Kepala Jorong Tapi, Salmi mengatakan bahwa kejadian itu pertama kali terjadi di daerah mereka, lokasi tersebut sejak puluhan tahun telah dijadikan lahan pertanian oleh masyarakat, sehingga kejadian sawah luluih sangat mengejutkan.
” Lokasi tersebut puluhan tahun adalah lokasi pertanian yang digarap masyarakat, tidak ada mata air disini.”tutupnya diamini anggota DPRD Kabupaten Limapuluh Kota, M. Fajar Rillah Vesky. (Edw)















