LIMAPULUH KOTA, Dekadepos.id – Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana ( BPBD) Kabupaten Limapuluh Kota Rahmadinol menyampaikan bahwa, pada periode Maret 2025, Kabupaten Limapuluh Kota termasuk salah satu daerah yang berpotensi terjadinya ancaman bencana banjir dan gerakan tanah atau longsor.
Menurut Rahmadinol, berdasarkan data prakiraan potensi banjir bulan Maret tahun 2025 yang dikeluarkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) bekerjasama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) serta Badan Informasi Geospasial (BIG) pada tanggal 10 Februari 2025 dan prakiraan potensi terjadi banjir dan gerakan tanah pada bulan Maret 2025 yang keluarkan oleh Badan Geologi, Kementerian ESDM pada tanggal 28 Februari 2025, maka diperlukan upaya pencegahan dalam meminimalisasi dampak ancaman bencana banjir dan gerakan tanah atau longsor yang mungkin timbul,” ungkap Rahmadinol.
Ditegaskan Rahmadinol, menindaklanjuti hal tersebut, diharapkan BPBD Peovinsi bersama BPBD Kabupaten Limapukuh Kota melakukan pendampingan dan menyiapkan langkah-langkah konkrit guna antisipasi kejadian banjir dan gerakan tanah (longsor) di daerah Kabupaten Limapukuh Kota.
Disebutkan Rahmadinol, mengutip peringatan dini cuaca yang dikeluarkan BMKG Sumatera Barat bagi daerah yang berpotensi terjadi hujan sedang-lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang untuk wilayah Kabupaten Limpuluh Kota adalah di kawasan Kecamatan Harau, Kecamatan Pangkalan Koto Baru dan Kecamatan Kapur IX.
” Untuk mengantisipasi terjadinya ancaman bencana alam banjir dan tanah bergerak atau longsor tersebut, Bupati bersama Wakil Bupati Kabupaten Limapuluh Kota, Safni-Ahlul Badrito Resha melalui BPBD Kabupaten Limapuluhh Kota menghimbau masyarakat Kabupaten Limapuluh Kota, utamanya bagi masyarakat yang daerahnya masuk dalam daftar kawasan rawan bencana, diminta dan dihimbau untuk berhati-hati dan waspada menghadapi kemungkinan terjadinya musibah bencana alam seperti banjir dan tanah longsor tersebut,” pungkas Rahmadinol. (DS)















