Scroll untuk baca artikel
Berita

Idul Adha Penuh Makna di Madani Islamic School Payakumbuh: 680 Peserta Ikut Qurban, Tanamkan Nilai Berbagi dan Pengorbanan Sejak Dini

×

Idul Adha Penuh Makna di Madani Islamic School Payakumbuh: 680 Peserta Ikut Qurban, Tanamkan Nilai Berbagi dan Pengorbanan Sejak Dini

Sebarkan artikel ini

PAYAKUMBUH, Dekadepos.id –
12 Dzulhijjah 1446 H / 2025 M — Semangat Hari Raya Idul Adha tidak hanya dirayakan dalam bentuk ibadah dan tradisi, tetapi juga sebagai sarana pendidikan karakter yang sangat bermakna.

Hal inilah yang tergambar jelas dalam kegiatan penyembelihan hewan qurban di lingkungan Yayasan Garis Pena Madani Islamic School Payakumbuh yang telah memasuki tahun ke-5 pelaksanaannya.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Dengan melibatkan 680 peserta qurban yang terdiri dari siswa-siswi mulai dari jenjang PAUD/TK, SD, SMP hingga SMA, serta para majelis guru, Madani Islamic School menjadikan momentum Idul Adha sebagai ruang nyata untuk menanamkan nilai keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian sosial sejak usia dini.

Qurban Dididik Sejak Dini, Bukan Sekadar Seremonial

Ketua Yayasan Garis Pena, Ustaz Sepriyanto Chaniago, S.H., CHNRLP, menyampaikan bahwa program qurban di Madani bukan hanya agenda tahunan, melainkan bagian integral dari pembinaan karakter dan pendidikan akhlak bagi seluruh siswa.

“Ini adalah tahun ke-5 siswa Madani dari semua jenjang mengikuti kegiatan qurban. Tujuan utamanya adalah melatih serta mendidik anak-anak tentang pentingnya berbagi dengan sesama muslim dan indahnya berqurban. Kami berharap anak-anak ini tumbuh menjadi pribadi yang sholeh dan sholeha, cinta sesama, dan paham makna pengorbanan dalam Islam,” ujar beliau.

Ustaz Sepriyanto juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh siswa, guru, orang tua, dan pihak yang mendukung kegiatan ini, khususnya kepada PT Penerbit Erlangga yang telah menyerahkan 1 ekor sapi qurban secara langsung melalui Kepala Cabangnya.

“Kami sangat berterima kasih kepada Kepala Cabang Erlangga Sumatera Barat atas sumbangan 1 ekor sapi qurban. Semoga menjadi amal jariyah dan semoga Erlangga semakin maju dan terus bermanfaat untuk dunia pendidikan,” tutupnya.

Kegiatan Terpusat di SD IT Madani 1, Dikelola oleh LAZISMU Madani

Pelaksanaan penyembelihan qurban tahun ini dilaksanakan pada Ahad, 12 Dzulhijjah 1446 H, berlokasi di Komplek SDIT Madani 1, Kelurahan Koto Tangah, Payakumbuh Barat. Kegiatan ini diselenggarakan oleh LAZISMU Madani Islamic School Payakumbuh di bawah koordinasi ketuanya, Ustaz M. Sarmen, S.Pd.I, dan pelaksana teknis oleh panitia qurban yang diketuai oleh Ustaz Muhammad Ridho, S.Pd.I.

“Tahun ini, kami menyembelih 8 ekor sapi dan 4 ekor kambing, dengan total peserta qurban sebanyak 680 orang. Daging qurban ini disalurkan kepada siswa-siswi, karyawan, dan masyarakat sekitar Kelurahan Koto Tangah, sebagai bentuk kepedulian sosial dan kebermanfaatan yang meluas dari kegiatan ini,” ungkap Ustaz Ridho.

Erlangga Ikut Ambil Peran, Serahkan Langsung Hewan Qurban

Kepala Cabang PT Penerbit Erlangga Sumatera Barat yang menyerahkan langsung 1 ekor sapi qurban kepada pihak sekolah menyampaikan bahwa dukungan ini merupakan bentuk sinergi antara dunia pendidikan dan perusahaan dalam menanamkan nilai-nilai luhur kepada generasi muda.

“Kami merasa terhormat bisa menjadi bagian dari kegiatan yang mulia ini. Semoga sapi qurban dari Erlangga bisa memberikan manfaat bagi siswa, guru, dan masyarakat, serta menjadi penguat hubungan baik antara kami dan Madani Islamic School Payakumbuh,” ujarnya.

Apresiasi dari Pemerintah dan Wali Murid

Kegiatan ini juga mendapatkan apresiasi dari Lurah Kelurahan Koto Tangah, Khalid Zamri, ST, MM, yang turut hadir dan menyaksikan langsung penyerahan serta penyembelihan hewan qurban.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Yayasan Garis Pena dan seluruh siswa Madani Islamic School Payakumbuh yang telah menyalurkan daging qurban kepada masyarakat kami. Ini adalah bentuk kontribusi nyata dunia pendidikan terhadap sosial kemasyarakatan,” kata beliau.

Tak hanya dari pemerintah setempat, wali murid pun menyampaikan kebanggaannya.

“Kami sangat mengapresiasi program ini. Anak-anak tidak hanya belajar teori, tapi langsung praktek berqurban. Ini sangat bermakna, dan salah satu alasan utama kami menyekolahkan anak di Madani adalah karena ada program seperti ini. Tidak semua sekolah memberi ruang seperti ini kepada siswa,” ujar salah satu wali murid yang juga anaknya menjadi peserta qurban.

Makna Qurban Bukan Hanya di Pisau, Tapi di Hati

Ketua Perguruan Madani Islamic School Payakumbuh, Gina Erwita, S.Pd., Ch., Cht., CHNRLP, juga menyampaikan kesan mendalam dari pelaksanaan qurban tahun ini.

“Saya menyaksikan langsung proses penyembelihan. Bukan hanya tentang teknis pemotongan, tapi penyelenggaraan yang dilakukan teman-teman panitia sarat makna. Ini adalah pelajaran hidup yang luar biasa bagi siswa,” tutur Bu Gina.

Ucapan Terima Kasih dari Masyarakat

Kegiatan ini ditutup dengan pendistribusian daging qurban kepada masyarakat Kelurahan Koto Tangah. Salah satu warga yang menerima daging qurban menyampaikan rasa terima kasihnya.

“Kami bersyukur atas perhatian dari Madani Islamic School. Daging ini sangat bermanfaat, dan kami merasa dilibatkan dalam keberkahan Idul Adha. Terima kasih kepada semua siswa, guru, dan yayasan,” ungkap salah satu warga.

Melalui kegiatan qurban ini, Madani Islamic School Payakumbuh kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan yang utuh: bukan hanya mendidik kecerdasan intelektual, tetapi juga membentuk jiwa spiritual, sosial, dan akhlak mulia. Idul Adha menjadi momen bersejarah dalam proses pendidikan itu—bukan hanya menjadi hari besar Islam, tapi juga hari besar pendidikan karakter. (*/DS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *