Scroll untuk baca artikel
BeritaPolitik

HMI Bukittinggi Surati Presiden Terkait Kerusakan Hutan

×

HMI Bukittinggi Surati Presiden Terkait Kerusakan Hutan

Sebarkan artikel ini

Bukittinggi, Dekadepos.id

Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bukittinggi secara resmi menyurati Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto agar segera mengambil langkah tegas menghentikan deforestasi dan melakukan pemulihan kawasan hutan di Sumatera Barat.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Dalam surat tersebut, HMI menilai bahwa bencana ekologis yang terjadi di berbagai wilayah Indonesia, khususnya Sumatera Barat, merupakan dampak dari kebijakan pemerintah yang dinilai belum optimal dalam menjaga ketahanan ekologi. Kerusakan hutan, penambangan ilegal, serta aktivitas industri ekstraktif disebut semakin mengancam keberlanjutan lingkungan dan keselamatan masyarakat adat serta lokal.

“Hentikan deforestasi dan pulihkan kawasan hutan secara bertanggung jawab kepada masyarakat,” demikian salah satu seruan HMI dalam surat itu. Mereka menyatakan keprihatinan mendalam atas semakin meluasnya kerusakan ekosistem yang memicu meningkatnya bencana ekologis, seperti banjir dan longsor.

Melalui surat ini, HMI Cabang Bukittinggi menyampaikan empat tuntutan utama kepada Presiden RI:
1. Moratorium total pembukaan hutan di kawasan rawan banjir dan bernilai ekologis tinggi.
2. Audit menyeluruh atas seluruh perizinan yang merusak lingkungan, disertai penindakan tegas terhadap pelanggaran.
3. Percepatan pemulihan Sumatera Barat, baik dari sisi infrastruktur, ekonomi, maupun lingkungan pascabencana.
4. Eskalasi mitigasi bencana bagi masyarakat yang tinggal di daerah zona merah.

Surat yang ditandatangani oleh Ketua Umum HMI Cabang Bukittinggi, Ahmad Zaki, dan Sekretaris Umum, Arman Sabri, ini menjadi bentuk sikap organisasi terhadap kondisi lingkungan Sumatera Barat yang dinilai semakin mengkhawatirkan.

HMI berharap Presiden segera mengambil kebijakan strategis demi melindungi kelestarian hutan dan keselamatan masyarakat Sumatera Barat. (Arm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *