LIMAPULUH KOTA, Dekadepos.id – Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Limapuluh Kota yang terdiri dari Doni Ikhlas, Putra Satria Veri, Ferry Lesmana Riswan, Defrianto Ifkar, dan M. Fajar Rillah Vesky, mendukung adanya anggaran daerah tahun 2026, untuk pembayaran honor garin, hibah atau bantuan masjid, bonus MTQ, dan untuk program Tentara Manunggal Membangun Desa/Nagari (TMMDN).
Dukungan itu disampaikan dalam pendapat akhir fraksi terhadap Rancangan APBD 2026 yang disampaikan dan diserahkan kepada pimpinan DPRD pada Rabu malam (19/11/2025).

M. Fajar Rillah Vesky selaku juru bicara Fraksi Partai Golkar mengatakan dalam kondisi APBD 2026 yang terbatas, Fraksi Partai Golkar tetap menghargai komitmen Pemerintah Daerah terkait pengalokasikan anggaran untuk pemenuhan target SPM, sebagaimana harapan Fraksi Partai Golkar dalam KUA PPAS.
“Kami juga mendukung, pengalokasian anggaran untuk pembayaran piutang BPJS Kesehatan. Dengan harapan, kita dapat mewujudkan 100 persen UHC,” katanya.
Kemudian, menurut Fajar Vesky, Fraksi Partai Golkar mendukung alokasi anggaran dalam APBD Tahun 2026 untuk honor garin/guru mengaji sebesar Rp4,1 miliar dan anggaran hibah masjid/safari ramadhan sebesar Rp1,6 miliar.
“Fraksi Golkar juga sangat setuju soal pentingnya kita mengalokasikan anggaran buat bonus bagi qori-qoriah atau khafilah Limapuluh Kota yang berprestasi dalam MTQ Sumbar tahun ini,” kata Fajar.
Selanjutnya, Fraksi Golkar dalam pendapat akhir Fraksi juga bersejarah, bahwa Golongan Karya atau Golkar itu, awalnya adalah Ormas, hasil gagasan dari Bung Karno, Profesor Soepomo, dan Ki Hadjar Dewantara.
Kemudian, oleh Jenderal Abdul Haris Nasution dan Angkatan Darat, Golkar digerakkan untuk menjadi parpol melawan dominasi PKI. Partai Golkar didirikan pada 20 Oktober 1964 oleh dua jenderal TNI, yakni Jenderal Soeharto yang baru ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional dan Mayjen TNI Sukardiman.
“Atas dasar sejarah panjang Partai Golkar yang tak bisa dipisahkan dari rahim TNI, apalagi angkatan darat. Maka, Fraksi Partai Golkar DPRD Limapuluh Kota, mendukung adanya alokasi anggaran dalam APBD tahun 2026 untuk program TMMD/N sebesar Rp1,5 miliar sesuai amanat UU TNI. Dengan harapan, pelaksanaannya tepat sasaran. Tak hanya memperhatikan azaz efektivas dan efisiensi, tapi juga memperhatikan azaz kebermanfatan. Jangan sampai, proyek TMMD/N ini terbengkalai kemudian hari,” kata Fajar Vesky mewakili Fraksi Golkar. (DS)















