Scroll untuk baca artikel
BeritaPemerintahan

Dilepas Mantan Gubernur Riau, Perantau Asal Pangkalan Pulang Basamo Memeriahkan Tradisi Potang Balimau 

×

Dilepas Mantan Gubernur Riau, Perantau Asal Pangkalan Pulang Basamo Memeriahkan Tradisi Potang Balimau 

Sebarkan artikel ini

PEKANBARU, Dekadepos.id – Merupakan sebuah tradisi setiap tahunnya bagi masyarakat Nagari Pangkalan, Kecamatan Pangkalan, Kabupaten Limapuluh Kota, bahwa jelang puasa ramadhan masyarakat perantau beramai-ramai  pulang ke kampung halamannya di Pangkalan guna  mengikuti acara yang sudah berlangsung selama ratusan tahun yakni “Potang Balimau”.

Bagi masyarakat Nagari Pangkalan yang merantau di seantero negeri tercinta ini, kegiatan “Potang Balimau”  adalah sebuah momen untuk berkumpul dan menjadi ajang silaturahmi yang paling ditunggu setiap tahunnya.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Demikian pula halnya bagi perantau yang bermukim di Provinsi Riau, tradisi “Potang Balimau” adalah kesempatan untuk pulang ke kampung halaman untuk bersilaturahni dengan sanak keluarga dan melepas taragak dengan sahabat karib.

Secara resmi Kamis siang 27 Februari 2025 perantau Riau yang terhimpun dalam paguyuban PKP Pangkalan pulang ke kampung halamannya untuk memeriahkan alek anak nagari “Potang Balimau”.

Hal ini dibuktikan dengan pelepasan secara resmi oleh pengurus PKP Riau, mantan Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman  atau dikenal dengan panggilan H.Andi Rahman didampingi H.Syahrial owner PT.SBT Group yang bergerak di bidang transportasi angkutan serta Jefri Nasir owner Hotel Mutiara Merdeka Pekanbaru.

Arsyadjuliandi Rachman didampingi H.Syarial dan Jefri Nasir dalam sambutannya jelang rombongan bergerak meninggalkan Kota Pekanbaru mengatakan bahwa, acara pulang ke kampung halaman setiap tahunnya adalah telah rutin dilaksanakan karena tradisi “Potang Balimau” di bagi masyarakat  Pangkalan sudah berlangsung rarusan tahun.

” Sangat merugi bagi kami masyarakat  Pangkalan yang ada di perantauan maupun di kampung tidak bisa mengikuti alek anak nagari ” Potang Balimau” tersebut. Meskipun saat lebaran kami para perantau Pangkalan yang ada di wilayah Indonesia ini tidak bisa pulang Lebaran tidak terlalu menjadi persoalan,” terang Andi Rahman.

Dikatakannya, tepat pada saat acara “Potang Balimau” ini lah yang paling dinantikan serta dimeriahkan oleh seluruh masyarakat  Pangkalan di perantauan.

Bahkan tak jarang pula, masyarakat  Pangkalan  pulang ” Potang Balimau” sampai ribuan orang dengan ratusan kendaraan.

” Pengurus PKP Provinsi Riau  mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya  atas kecintaan masyarakat Pangkalan yang ada di perantauan guna pulang ke kampung halaman untuk menghadiri acara ” Potang Balimau”  tersebut. Kepada seluruh warga Pangkalan dan PKP, mari kita bersama sama hadir dalam acara ” Potang Balimau” ini,” terang Andi Rahman.

Andi Rahman berpesan sekaligus mengajak anggota PKP dan maayarakat Pangkalan untuk dapat selalu menjaga kekompakan dan persatuan, baik secara berlingkungan maupun bakampuang

Andi Rahman bersama H.Syarial dan Jefri Nasir dalam acara pelepasan rombongan PKP sangat mengapresiasi atas tingginya animo serta antusias masysrakat Pangkalan untuk pulang basamo memeriahkan alek anak nagari ” Potang Balimau” ini.

Dalam kesempatan ini juga  Arsyadjuliandi Rachman mengajak kepada seluruh masyarakat perantau asal Pangkalan , baik itu sipangka maupun urang sumando agar dapat bersama sama membesarkan paguyuban PKP.

“Insyaallah kedepannya ada program program baik jangka pendek maupun jangka panjang yang juga akan  disiapkan oleh pengurus untuk organisasi maupun paguyuban. ” tutup Arsyadjuliandi Rachman. (DS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *