BeritaOlahragaPorprov 2026

Cabor Menembak Sumbang 2 Medali Emas 3 Perunggu Untuk Kabupaten 50 Kota 

×

Cabor Menembak Sumbang 2 Medali Emas 3 Perunggu Untuk Kabupaten 50 Kota 

Sebarkan artikel ini

Limapuluh Kota, Dekadepos.id

Cabang Olahraga (Cabor) menembak Kabupaten Limapuluh Kota menyumbang Medali Emas untuk kontingen Kabupaten Limapuluh Kota yang bertanding dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke-XVI tahun 2026 di Kabupaten Limapuluh Kota yang menjadi tuan rumah, tidak hanya medali emas, Cabor tersebut juga menyumbang 3 medali perunggu.

Dengan perolehan tersebut, perolehan Medali Emas Kontingen Kabupaten Limapuluh Kota menjadi 4 sejak Porprov digelar tanggal 2 Oktober lalu.

Perolehan 2 medali emas tersebut berasal dari Kategori Beregu Rifle dan Kategori perorangan. Sementara 3 Medali perunggu dipersembahkan dari kategori air pistol man, HPR beregu jarak 300 m, Rifle man perorangan serta Rifle man perorangan.

” Iya, Alhamdulillah Cabor menembak berhasil menambah perolehan medali Kabupaten 50 Kota, Atlet kita berhasil meraih 2 Medali emas serta 3 perunggu dari berbagai kategori,”ucap Ketua harian PERBAKIN Kabupaten Limapuluh Kota, Tarlia dt. Batang, Rabu 7 Oktober 2026.

ia juga menambahkan, 2 Medali emas tersebut berhasil dipersembahkan Syadad Mariadi, Alina, Tedi Maulana serta Faturahman Ar-Rasyid (emas perorangan)  dan Cah Ayu Nurani (emas perorangan)

Untuk medali perunggu diperoleh Roni Suwendra, Tedi Maulana dan Friski Feberiandi (air pistol man beregu), Tarlis, Yory Febriazi serta Masriza (HPR 300 beregu) serta Tedi Maulana (Rifle Man perorangan.

Sebelumnya Ketua KONI Kabupaten Limapuluh Kota, Taufik “THI” Hidayatullah Ihsan saat meninjau pertandingan di Sarasah Tanggo Kecamatan Harau menyebut bahwa Cabor menembak merupakan Cabor unggulan dalam Porprov tahun ini.

” Cabor menembak merupakan Cabor unggulan kita sebagai tuan rumah, Alhamdulillah medali emas dan perunggu berhasil diperoleh atlet kita,”ucap Taufik.

Meski berhasil meraih medali emas, Ketua KONI menyebut beberapa kendala yang ditemui, diantaranya peralatan tanding kontingen yang harus diperbaharui.

” Yang mesti kita evaluasi kedepannya adalah, kecanggihan alat-alat setelah delapan tahun tidak bertanding, itu sangat jauh berbeda, itu akan menjadi evaluasi kita semua kedepannya.”tutup anggota DPRD Kabupaten Limapuluh Kota itu. (Edw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *