Scroll untuk baca artikel
Pemerintahan

Antusias Capai Ribuan, Ratusan Pelamar CPNS Di Kabupaten 50 Kota Tak Lulus Administrasi 

×

Antusias Capai Ribuan, Ratusan Pelamar CPNS Di Kabupaten 50 Kota Tak Lulus Administrasi 

Sebarkan artikel ini

Limapuluh Kota, Dekadepos.id

Ratusan Pelamar atau Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) gagal atau tidak Lulus Seleksi Administrasi dalam Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil di Kabupaten Limapuluh Kota tahun 2024. Mereka yang tidak lulus tersebut karena persyaratan administrasi yang diajukan/dimasukkan tidak sesuai dengan kebutuhan, bahkan ada pelamar yang tidak memasukkan berkas/dokumen.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Ratusan pelamar yang tidak lulus seleksi administrasi tersebut tidak bisa melanjutkan seleksi ketahap selanjutnya, namun mereka bisa atau berhak melakukan sanggahan terhadap hasil seleksi administrasi yang telah diumumkan itu.

Sementara terkait jumlah atau antusias pelamar CPNS tahun 2024 ini sangat tinggi, dari jumlah formasi yang dibuka/disediakan sebanyak 275 formasi, jumlah pelamar CPNS mencapai  9.136 orang/pelamar.

” Iya, 957 orang pelamar CPNS di Kabupaten Limapuluh Kota gagal atau tidak lulus seleksi administrasi, sehingga mereka tidak bisa lanjut ke tahapan selanjutnya,” sebut Kepala Badan Kepegawaian Sumberdaya Manusia (BKP-SDM) Kabupaten Limapuluh Kota, Adrian Wahyudi, Jumat 20 September 2024.

Lebih jauh Adrian menyebutkan bahwa sebelumnya jumlah pelamar CPNS di Kabupaten Limapuluh Kota mencapai 9.136 orang, 957 orang tidak lulus seleksi administrasi, sehingga 8.179 orang yang lulus seleksi administrasi berhak untuk mengikuti seleksi ke tahapan selanjutnya.

” Untuk 8.179 orang yang lulus seleksi administrasi berhak untuk mengikuti seleksi ke tahapan selanjutnya yang akan digelar diduga tempat, yakni di Kota Padang dan di Kota Bukittinggi,” jelasnya.

Selain terdapat ratusan pelamar CPNS yang gagal dalam seleksi administrasi, juga terdapat kekosongan 3 formasi, yakni formasi dokter spesialis.

” Dari ratusan formasi yang kita buka, terdapat kekosongan 3 formasi, yakni formasi dokter spesialis.

Sementara terkait tes atau penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) dan tenaga honorer, Adrian menyebutkan pihaknya masih menunggu instruksi Pemerintah Pusat, sehingga mereka (Tenaga Honorer) diminta untuk tetap menunggu dan bersabar. (Edw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *