Scroll untuk baca artikel
Berita

Anggota Kodim 0306/50 Kota Lakukan Pengecekan Penambangan Emas Ilegal di Nagari Galugua

×

Anggota Kodim 0306/50 Kota Lakukan Pengecekan Penambangan Emas Ilegal di Nagari Galugua

Sebarkan artikel ini
Plh. Pasi Intel Kodim 0306/50 Kota, Lettu. Ifnusril.
Plh. Pasi Intel Kodim 0306/50 Kota, Lettu. Ifnusril.

Limapuluh Kota, Dekadepos.id

Antisipasi kerusakan lingkungan akibat penambangan illegal, Dandim 0306/50 Kota ingatkan masyarakat untuk tidak melakukan penambangan secara illegal, sebab hal itu tidak hanya berdampak pada kerusakan lingkungan, namun juga bisa mengakibatkan konflik sosial ditengah masyarakat.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Kodim 0306/50 Kota menurut Dandim mendukung kegiatan-kegiatan sebagai bentuk pencegahan terhadap kerusakan lingkungan, bahkan baru-baru ini anggota Kodim turun ke lapangan ketempat dilakukannya dugaan penambangan emas di Nagari Galugua Kecamatan Kapur IX terkait berita dan video viral di media sosial terkait penambangan emas itu.

” Iya, kami dari Kodim 0306/50 Kota terkait berita di media dan video viral , kami melakukan pendalaman dan turun kelapangan untuk melihat kegiatan-kegiatan disana, disitu ada informasi dari beberapa sumber yang menyebutkan adanya penambangan yang berpotensi menyebabkan konflik ditengah masyarakat,”ucap Dandim 0306/50 Kota, Letkol. Inf. Ucok Namara melalui Plh. Pasi Intel, Lettu. Ifnusril, Selasa 16 Desember 2025 di Makodim Kawasan Tanjung Pati Kecamatan Harau.

Lettu. Ifnusril juga menambahkan, pihaknya terjun ke lapangan dan melakukan pengecekan kegiatan dilokasi itu.

” Pada intinya, TNI tidak mendukung kegiatan-kegiatan illegal dan merusak lingkungan, sebab berdampak pada masyarakat, konflik sosial. Kita turun kelapangan juga sebagai bentuk antisipasi terhadap kerusakan lingkungan.”tukuknya.

Lettu. Ifnusril juga berharap agar di Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota tidak terjadi bencana seperti di daerah lainnya.

” Kita tidak ingin daerah kita, sampai berdampak dan kecolongan sehingga terjadi bencana.”tutupnya. (Edw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *