Scroll untuk baca artikel
BeritaPemerintahan

Marak OTT KPK, Bupati 50 Kota Ingatkan Pejabat Pasca Pelantikan

×

Marak OTT KPK, Bupati 50 Kota Ingatkan Pejabat Pasca Pelantikan

Sebarkan artikel ini

 Limapuluh Kota, Dekadepos.id

Bupati Kabupaten Limapuluh Kota, Safni, ingatkan pejabat yang baru saja dilantik, baik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Struktural maupun fungsional, untuk berjalan (bekerja) sesuai sumpah dan aturan, sebab jika mereka telah bekerja sesuai aturan akan aman.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Bupati juga mengatakan, sampai saat ini hampir satu tahun Pemerintahannya bersama Wakil Bupati, Ahlul Badrito Resha, mereka (OPD) bekerja dengan baik dan sesuai aturan.

” Insyaallah kalau berjalan sesuai sumpah dan aturan akan aman, selama 10 bulan kami menjabat, insyaallah baik,”ucap Bupati, Selasa siang 2026 saat menjawab pertanyaan wartawan sebagai antisipasi maraknya Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan oleh Aparat Penegak Hukum (APH) diberbagai daerah di Indonesia.

Bupati, juga mengatakan, pihaknya juga ingatkan agar ASN bekerja sesuai aturan dan perundang-undangan sebagai bentuk pencegahan terhadap berbagai pelanggaran.

” Tadi sudah kami sampaikan sesuai aturan dan perundang-undangan, menjamin pasti kita tidak bisa, tapi kita tetap berusaha dan menyarankan yang terbaik untuk seluruh OPD/ASN,”jelas Bupati usai melantik 51 orang pejabat struktural dan fungsional, termasuk 6 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II), di Mesjid Surau Gadang Kunci Loyang, Komplek Kantor Bupati Sarilamak.

Bupati juga menegaskan proses mutasi, rotasi dan promosi bagi ASN di lingkup Pemkab Limapuluh Kota sudah dilakukan sesuai aturan dan peraturan yang berlaku.

“Pengembangan karier pegawai tidak dilakukan semata-mata untuk kepentingan pegawai yang bersangkutan, melainkan lebih diutamakan untuk melakukan pembenahan dan pemantapan organisasi dalam rangka meningkatkan kinerja penyelenggaraan tugas dan pelayanan publik, terutama yang erat kaitannya dengan prioritas pembangunan”, ucapnya.

6 Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama yang dilantik turut disaksikan Wabup Ahlul Badrito Resha, Anggota DPRD Kabupaten Limapuluh Kota, Sekda Herman Azmar, para Asisten, staf ahli Bupati serta kepala Perangkat Daerah dan para undangan lainnya adalah : Dian Permatati, jabatan lama Kabid perencanaan data,  Pengendalian dan Evaluasi pada Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan, menjadi Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan.

Muhammad Rifki, jabatan lama Sekretaris pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, jabatan baru Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia.

Antoni, jabatan lama Guru Ahli Madya pada SMKN 1 Guguak,  jabatan baru Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, selanjutnya dr. Budi Andri, yang sebelumnya merupakan Dokter Ahli Madya pada Seksi Pelayanan Medis dan Keperawatan/UPTD RSUD Kepulauan Mentawai, dipercaya Jabatan baru sebagai Kepala Dinas Kesehatan.

Jabatan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) dipercayakan kepada Orlanda, ia sebelumnya merupakan Sekretaris Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja.

Terakhir, Zaimar Hakim, mantan Pengawas Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan Daerah Ahli Madya pada Inspektorat, diberi jabatan baru sebagai Kepala Pelaksana (KALAKSA) Badan Penanggulangan Bencana Daerah.

Seperti diberitakan baru-baru ini diberbagai media, aparat Penegak Hukum (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Bupati Pati bersama 2 Camat dan kepala desa serta Walikota Madiun bersama 2 ASN dan 6 pihak swasta. (Edw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *