Scroll untuk baca artikel
BeritaKriminal

Dimakamkan Malam Hari, Tangis keluarga Lepas Kepergian Bu Lidia 

×

Dimakamkan Malam Hari, Tangis keluarga Lepas Kepergian Bu Lidia 

Sebarkan artikel ini

Limapuluh Kota, Dekadepos.id

Ratusan pelayat mengantar jenazah Buk Guru Lidia ke tempat peristirahatan terakhirnya di Pandam Pekuburan di Jorong VII Koto Talago Kecamatan Guguak Kabupaten Limapuluh, jenazah ibu satu orang anak itu dimakamkan pada Sabtu malam 19 Desember 2025 sekitar pukul 21.30 Wib usai disholatkan di Mesjid Raya Talago.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Menggunakan mobil ambulance, jenazah diantar ke pemakaman usai diautopsi dan disholatkan, tangis kesedihan dari pihak keluarga serta orang-orang terdekat mengiringi pemakaman pensiunan guru SMK N 1 Guguak itu. Pemakaman itu juga disaksikan Kapolsek Guguak, AKP. Doni Prama Dona, Kasat Reskrim Polres 50 Kota, IPTU. Repaldi dan banyak pihak lainnya.

Hingga saat ini, penyebab pasti kematian korban masih jadi misteri. Tim gabungan Unit Reskrim Polsek Guguak dan Tim Opsnal Satreskrim Polres 50 Kota masih terus melakukan penyelidikan terhadap kasus itu, sebab ditubuh dan wajah buk guru Lidia terdapat lebam adanya tanda-tanda kekerasan.

Pihak keluarga berharap Polisi segera mengungkap penyebab pasti kematian orang tercinta mereka, termasuk menangkap pelaku yang tega menghabisi nyawa wanita berusia 61 tahun itu.

” Iya, saat kejadian, tetangga sempat mendengar beberapa kali suara teriakan, hingga orangtua kami ditemukan dengan keadaan berlumuran darah,” ucap Adif anak almarhumah Lidia, dirumah duka.

Ia juga mengatakan, keseharian orangtuanya yang merupakan pensiunan guru, membantu di kedai miliknya yang berada di samping rumah atau samping Tempat Kejadian Peristiwa (TKP).

” Ibu (orangtua) saya pensiunan guru SMK, biasanya membantu saya di warung,  pagi hari membuka warung dan malam hari saat saya sholat magrib. Hubungan kami dengan tetangga baik,”tambahnya.

PIHAK KELUARGA BERHARAP POLISI SEGERA UNGKAP KASUS ITU 

Pihak keluarga menurut Aqif, berharap pihak kepolisian bisa segera mengungkap sejelas-jelasnya fakta terkait kematian buk Guru Lidia.

” Harapan kami tentu, saya sebagai anak ingin diungkapkan sejelas-jelasnya fakta, apa motif, siapa yang mencelakai dan dihukum seadil-adilnya.”tutupnya. (Edw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *