Limapuluh Kota, Dekadepos.id
Anggota Komisi IX DPR-RI, Ade Rezki Pratama mengapresiasi Kabupaten dan Kota di Sumatera Barat terkait pelaksanaan program Presiden Prabowo Subianto berupa Makan Bergizi Gratis (MBG), sebab jumlah dapur hingga saat ini terus bertambah, diantaranya di Luak Limapuluh (Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota) didua daerah itu, jumlah dapur atau Satuan Penyedia Pemenuhan Gizi naik cukup bagus.
Di Payakumbuh, dari jumlah semula atau saat Launching awal Januari lalu hanya satu dapur, saat ini jumlah dapur mencapai 8 dapur atau SPPG yang telah melayani sekitar 25 ribu penerima manfaat. Sementara di Kabupaten Limapuluh Kota, jumlah dapur mencapai 3 dapur, dimana satu diantaranya merupakan dapur dari Yayasan Kemala Bhayangkari Polres 50 Kota.
Dengan terus bertambahnya jumlah dapur, Ade menyebut akan berdampak pada penerima manfaat yang merupakan peserta didik dari berbagai tingkatan, Ibu Hamil, Ibu menyusui, bayi dan Balita.
” Iya, Alhamdulillah dari waktu ke waktu jumlah dapur atau SPPG terus bertambah, di Kota Payakumbuh sudah ada 8 dapur dan di Kabupaten Limapuluh Kota ada 3, semoga di Kecamatan Luhak ini juga segera ada,” ucap Ade Rezki saat memberikan sambutan secara virtual, Selasa sore 16 September 2025 dalam kegiatan Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis Gratis di Hall Badminton Jasa Kawan Jalan Raya Payakumbuh-Lintau KM8 Jorong Tarok Nagari Andaleh Kecamatan Luhak.
Lebih jauh Ade menyebut, program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden merupakan cara untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia dalam mewujudkan Generasi Indonesia emas tahun 2045.
” Presiden membuat program MBG untuk mengejar ketertinggalan kita dari Negara lain, sebab ada hasil survei yang dilakukan terhadap 11 Negara Asia Tenggara, dalam survei itu intelegensi anak Indonesia berada di posisi 10,” ujarnya.
Politisi Partai Gerindra itu juga menambahkan, program Makan Bergizi Gratis selain bermanfaat bagi sasaran sebagai penerima manfaat, juga jadi perputaran ekonomi karena hasil pertanian, perikanan bisa diserap oleh dapur MBG.
” Makan Bergizi Gratis membantu meningkatkan perputaran ekonomi, hasil pertanian, ternak dan lainnya bisa diserap oleh dapur MBG.” Tambahnya.

Sementara Walinagari Andaleh, Syaiful Wahid berharap agar program atau dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) bisa segera hadir di Nagarinya.
” Terimakasih kepada bapak Ade Rezki yang menggelar Sosialisasi ini, semoga program ini bisa segera hadir di Nagari kami, sebab saat ini baru terdaftar 1 SPPG atau dapur,” ucapnya.
Keberadaan dapur Makan Bergizi Gratis menurut Walinagari tidak hanya bermanfaat bagi ribuan penerima manfaat, namun juga potensi Nagari Andaleh dan Nagari sekitar juga terserap.
” Dengan adanya dapur MBG, potensi Nagari kita bisa terserap, termasuk nagari Mungo dan Sungai Kamuyang, hasil pertanian dan peternakan bisa diserap.” Tutupnya.
CAMAT LUHAK : KAMI DUKUNG PROGRAM PRESIDEN
Sementara Camat Luhak diwakili Kasi Kesehatan Sosial (Kasi Kessos) menyebutkan bahwa pihaknya sangat mendukung program atau agenda Nasional.
” Program ini bertahap, kita mendukung penuh, semoga penerima manfaat di Kecamatan Luhak bisa segera menikmati MBG.” ujarnya.
Tenaga Ahli Direktorat Promosi Deputi dan Kerjasama Badan Gizi Nasional (BGN), Teguh Suparngadi saat memberikan materi mengatakan bahwa BGN hadir untuk menciptakan Sumberdaya berkualitas.
” Kita dibentuk untuk menciptakan Sumberdaya Daya Manusia berkualitas, saat ini jumlah dapur atau SPPG di seluruh Indonesia atau tingkat Nasional mencapai 8 ribu DAPUR, di Sumatera Barat ada sekitar 106 dapur Makan Bergizi Gratis.”ujarnya.
Sosialisasi MBG yang dihadiri ratusan masyarakat dari berbagai unsur itu juga dihadiri Tokoh Masyarakat, Forkompinca, anggota DPRD serta mantan Ketua DPRD Kabupaten Limapuluh Kota, Deni Asra. (Edw)















