Scroll untuk baca artikel
BeritaPemerintahan

Bupati Limapuluh Kota dan Penyuluh Agama Raih Prestasi Nasional, Ketua PERWANALIKO Sampaikan Apresiasi

×

Bupati Limapuluh Kota dan Penyuluh Agama Raih Prestasi Nasional, Ketua PERWANALIKO Sampaikan Apresiasi

Sebarkan artikel ini

Limapuluh Kota, Dekadepos.id

Ajang bergengsi Penais Award Tingkat Nasional 2025 yang digelar di Aston Kartika Grogol Hotel, Jakarta, Senin malam (25/8), menjadi momen istimewa bagi Kabupaten Limapuluh Kota. Pasalnya, dua perwakilan daerah ini berhasil mengharumkan nama Sumatra Barat di tingkat nasional.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Sastra Yunita, S. Sos. I., Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Situjuah Limo Nagari, dinobatkan sebagai Penyuluh Agama Islam Terbaik pada Kategori Peningkatan Literasi Alquran. Atas capaian tersebut, ia mendapat apresiasi langsung dari Plt. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatra Barat, H. Edison, Kabid Penaiszawa H. Abrar Munanda, Kakankemenag Limapuluh Kota H. Irwan, serta Bupati Limapuluh Kota, H. Safni Sikumbang.

Tak hanya memberi dukungan, Bupati Safni Sikumbang juga hadir menerima Piagam Penghargaan dari Menteri Agama atas komitmen dan peran aktif Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota dalam penguatan fungsi Penyuluh Agama.

Dukungan penuh juga tampak dari kehadiran Ketua Baznas H. Yulius, Hj. Fitria Rahmi (Juara I PAI Award 2024), H. Asrat Chan (Penyuluh KUA Guguak), serta Eri Yuhadil (Penyuluh KUA Situjuah Limo Nagari) yang ikut mendampingi.

Selain Sastra Yunita, Limapuluh Kota juga diwakili oleh Rio Dwi Nanda, S.H.I., Penyuluh Agama Islam KUA Mungka, pada kategori Pelestarian Lingkungan Hidup. Meski belum meraih hasil terbaik, keikutsertaannya menjadi bukti dedikasi penyuluh agama asal daerah ini.

Atas capaian tersebut, Ketua Persatuan Walinagari Kabupaten Limapuluh Kota (PERWANALIKO), Idris, menyampaikan apresiasi dan rasa bangga.

“Kami mengucapkan selamat kepada Bupati yang berhasil meraih penghargaan, serta terima kasih kepada Kemenag Limapuluh Kota yang telah bekerja keras sehingga prestasi ini dapat diraih. Selamat juga kepada Ibu Sastra Yunita yang telah mengangkat nama Limapuluh Kota di kancah nasional,” ujar Idris.

Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh penyuluh agama di Limapuluh Kota untuk terus berkarya dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. (Edw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *