LIMAPULUH KOTA, Dekadepos.id – Wakil Bupati Limapuluh Kota Ahlul Badrito Resha dan anggota DPRD dari Partai Golkar, M. Fajar Rillah Vesky, menyerahkan baju seragam untuak niniak mamak, monti, dubalang, dan cadiak pandai yang tergabung dalam Kerapatan Adat Nagari (KAN) Situjuah Ladang Laweh, Rabu (13/8).
Kegiatan dilaksanakan Disdikbud Limapuluh Kota melalui pokir (pokok-pokok) pikiran anggota DPRD Limapuluh Kota dari Partai Golkar, M. Fajar Rillah Vesky.
Wali Nagari Situjuah Ladang Laweh Mawardi Dt Sinaro Nan Paneh dan Ketua Kerapatan Adat (KAN) setempat, Erman Dt Tan Marajo Nan Malengong, menyampaikan terima kasih kepada M. Fajar Rillah Vesky yang sudah mengarahkan pokir DPRD tahun 2025 ini, untuk pelestarian dan pengembangan budaya adat Minangkabau. Terutama untuk peningkatan kapasitas niniak mamak dan sarana prasarana pendukung.

“Tidak sia-sia rasanya, kita mendudukkan putra Situjuah Limo Nagari di DPRD Limapuluh Kota. Ananda, Fajar Rillah Vesky, sudah mulai menunjukkan kinerjanya yang berpihak kepada nagari dan pelestarian adat. Terutama, niniak mamak, monti, dubalang, dan codiak pandai,” kata Mawardi Dt Sinaro Nan Paneh dan E Dt Tan Marajo Nan Malengong.
Wakil Bupati Limapuluh Kota Ahlul Badrito Resha juga menyampaikan apresiasi kepada M. Fajar Rillah Vesky. Walau Rito tahu, pada Pilkada lalu, Fajar Vesky sebagaimana pengakuan Fajar sendiri dalam acara itu, bukanlah pendukung pasangan Safni-Rito. Namun, Rito menyebut, Fajar Vesky sebagai pribadi yang tulus.
“Orang-orang yang tulus untuk membangun nagari dan daerah ini, harus kita dukung. Karena, kalau tidak dukung, ketulusan dan semangatnya bisa tidak optimal. Makanya, saya hadir. Karena saya lihat, Fajar sosok anggota DPRD yang tulus. Penyerahan seragam buat niniak mamak, monti, dubalang, dan cadiak pandai ini, menandakan bahwa tak ada pemerintah daerah menghilangkan kegiatan di Situjuah Limo Nagari,” kata Ahlul Badrito Resha.
Sebelumnya, Fajar Vesky juga mengapresiasi pasangan Safni-Rito yang tidak menaruh dendam politik pasca Pilkada. “Saya pribadi, bukan pendukung Pak Safni dan Pak Rito, dalam Pilkada lalu. Tapi, beliau berdua tak menaruh dendam dan berkecil hati. Buktinya, kegiatan pelatihan adat dan seragam untuak niniak mamak yang kita usulkan, sudah terlaksana di Situjuah Ladang Laweh dan Nagari Tungkar. Insyallah, tahun mendatang berlanjut ke Situjuah Batua dan nagari lain di Dapil III Limapuluh Kota,” kata Fajar Vesky.
Selepas menyerahkan baju seragam untuak niniak mamak, monti, dubalang, dan cadiak pandai, Wakil Bupati Ahlul Badrio Resha dan M. Fajar Rillah Vesky, bersama Camat Situjuah Limo Nagari Rummelia, Kapolsek Situjuah Iptu Hendra, Wadanpos Situjuah Wahidi, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Wali Nagari dan Kepala Jorong, juga melihat latihan Paskibra Situjuah Limo Nagari. Mereka latihan di lapangan bola Situjuah Ladang Laweh.
Wabup Ahlul Badrito Resha juga sempat memotivasi puluhan pelajar anggota Paskibra yang dilatih TNI-Polri. Rito dan M. Fajar Rillah Vesky, mengajak masyarakat Situjuah Ladang Laweh memeriahkan upacara peringatan kemerdekaan RI tingkat Kecamatan Situjuah Limo Nagari yang dipusatkan di nagari tersebut. (DS)















