Payakumbuh, Dekadepos.id
Merdeka !!! Merdeka !!! Merdeka !!!
Teriakan tersebut berulang kali dikomandoi Kepala Lembaga Permasyarakatan (KALAPAS) Kelas II B Tanjung Pati di Payakumbuh, Julius Barus saat membagikan ratusan bendera ukuran kecil kepada pengendara roda dua (R2) dan Roda empat (R4) serta pejalan kaki yang melintas di depan Lapas di Jalan Sudirman Koto Nan Gadang Kecamatan Payakumbuh Utara, Selasa sore 5 Juli 2025.
Tidak hanya dibagikan, ratusan bendera itu juga langsung dipasang dikaca spion motor dan mobil, termasuk digerobak sejumlah pedagang yang biasa mangkal didepan LAPAS.
Pembagian ratusan bendera itu dilakukan untuk semarakkan peringatan HUT Kemerdekaan RI Ke-80 tahun 2025 di Kota Payakumbuh, sekaligus untuk terus menanamkan rasa bangga terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
” Iya, ini merupakan rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan RI Ke-80 tahun 2025 sesuai Perintah Bapak Menteri Imipas dan Kanwil. Hari ini kita bagikan ratusan bendera ukuran kecil kepada pengendara dan masyarakat yang melintas di depan Kantor kita ini,” sebut KALAPAS Kelas II B Tanjung Pati, Julius Barus didampingi Kasiminkamtib, Taufiqurrahman, Kasi Binapi Giatja, Agung Lestara serta Kasubsi Pelaporan dan Tata Tertib, Yondri.
Lebih jauh Julius Barus menyebutkan, bagi-bagi bendera yang dilakukan juga diharapkan menjadi motivasi bagi generasi muda dan terus memupuk rasa cinta terhadap Indonesia.
” Semarak peringatan HUT Kemerdekaan RI dengan bagi-bagi bendera yang kita lakukan ini, mudahan-mudahan jadi motivasi bagi generasi muda untuk terus memupuk rasa cinta tanah air,” tambahnya.

Usai memasangkan bendera pada kendaraan pengendara yang melintas, Julius Barus dan jajarannya mengajak meneriakkan kalimat Merdeka!! Merdeka !!!.
” Kita juga ajak masyarakat atau pengendara yang melintas meneriakkan kalimat Merdeka!! Merdeka !!!, respon dari pengendara sangat baik, mereka juga antusias meneriakkan kalimat itu.” Tutupnya.
San (35) warga Tarantang yang melintas dan menerima bendera ukuran kecil dari Lapas Tanjung Pati, semula terkejut adanya keramaian di depan Lapas, ia menduga terjadi kecelakaan Lalulintas atau peristiwa lainnya, namun setelah melihat puluhan pegawai Lapas memakai ikat kepala berwarna merah putih, ia tahu bahwa ada pembagian bendera.
” Semula terkejut melihat kendaraan ramai di depan Lapas, namun setelah mendekat, saya lihat ada pegawai Lapas yang menggunakan ikat kepala warna merah putih membagikan bendera, ini tentu patut kita apresiasi.” Ucapnya. (Edw)















