LIMAPULUH KOTA, Dekadepos.id – Hari Pertama Masuk Sekolah di Kabupaten Limapuluh Kota menjadi hari yang ceria, berkesan dan menyenangkan bagi anak-anak.
Betapa tidak, pada hari pertama masuk sekolah menjadi momen istimewa ketika langkah-langkah kecil para pelajar bersanding erat dengan genggaman hangat tangan-tangan ayah mereka mewarnai saat mereka memasuki halaman-halaman sekolah di Kabupaten Limapuluh Kota.
Ini bukan sekadar rutinitas, tapi bagian dari gema Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) yang bertepatan dengan Hari Pertama Sekolah. Tak terkecuali para orang tua murid, para pejabat Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota pun ikut larut dalam semanggat ini menjadi teladan, bukan hanya dalam tugas negara, tapi juga dalam cinta keluarga pada Senin 14 Juni 2025.
Di tengah padatnya agenda dinas, sejumlah pemimpin daerah memilih untuk hadir dalam satu peran yang tak kalah mulia sebagai ayah.
Diantara mereka tampak Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Limapuluh Kota Hj. Wilda Reflita, S.ST., MM, salah satu sosok pejabat tampil menjadi agen perubahan ini.
Ia menyebut, GATI bukan sekadar program melainkan gerakan jiwa yang menghidupkan kembali nilai-nilai kasih sayang, tanggung jawab, dan keteladanan dalam keluarga.
“GATI membangun kesadaran bahwa cinta seorang ayah tak boleh diam harus hadir dalam pelukan, perhatian, dan waktu,” tutur Hj. wilda Reflita dengan penuh makna.
Ia menjelaskan berbagai manfaat strategi dari gerakan ini, merajut kehangatan pengasuh, dimana ayah didorong hadir, bukan hanya dalam mencari nafkah, tapi dalam setiap tawa dan tangis anak dalam pelajaran hidup dan pelukan malam.
Ke dua, menaburkan rasa harmoni dalam keluarga, ketika ayah hadir, rumah menjadi lebih dari sekadar tempat tinggal. Ia menjadi pelabuhan kasih, benteng damai.
Ke tiga mendorong anak menggapai bintang, dimana anak yang tumbuh dengan perhatian ayah. Akan tumbuh dengan sayap yang kuat,bakademik cemerlang, percaya diri tinggi, dan hati yang penuh empati.
Berikutnya mampu menjauhkan kasus kekerasan dari rumah, dimana sosok ayah yang lembut, sabar,bdan anti kekerasan menambahkan rasa aman yang tak tergantikan dalam hati anak.
Kemudian mampu menanamkan nilai dan karakter anak, dimana teladan moral dari karakter anak, dimana teladan moral dari seorang ayah membentuk pribadi tangguh, jujur, dan berintegritas.
Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Limapuluh Kota menyelenggarakan kegiatan sosialisasi program Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) pada Senin, 14 Juli 2025, secara maraton di beberapa SD pada saat hari pertama sekolah tahun ajaran 2025-2026.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program “Quick Win” Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga RI yang bertujuan untuk menguatkan peran ayah dalam pengasuhan anak, khususnya di masa remaja.
Pada kegiatan tersebut Kepala Dinas DP2KBP3A Kabupaten Limapuluh Kota, Hj. Wilda Reflita menegaskan pentingnya keterlibatan aktif sosok ayah dalam membentuk karakter dan kesehatan mental anak.
Beliau menyampaikan pesan reflektif yang menggugah, Gerakan Ayah Teladan Indonesia mendorong bagaimana orang tua laki-laki, ayah, bisa menjadi teladan buat anak-anaknya.
” Memang tidak mudah, karena sering kali kita sebagai ayah disibukkan dengan pekerjaan sehingga kadang kita egois, seolah-olah tugas pendidikan itu hanya tugas dari pada ibu. Padahal, untuk proses penyiapan generasi ke depan itu tidak hanya oleh ibu.” pungkasnya.(DS)















