Scroll untuk baca artikel
BeritaPolitik

Dodi Arestu Anggota DPRD Limapuluh Kota Ajak Ninik Mamak, Bundo Kanduang dan Tokoh Masyarakat Aktifkan Kembali Tambang Emas Manggani

×

Dodi Arestu Anggota DPRD Limapuluh Kota Ajak Ninik Mamak, Bundo Kanduang dan Tokoh Masyarakat Aktifkan Kembali Tambang Emas Manggani

Sebarkan artikel ini

LIMAPULUH KOTA, Dekadepos.id –
Dodi Arestu anggota DPRD Kabupaten Limapuluh Kota mengajak para Ninik Mamak pemangku adat, Bundo Kanduang, tokoh masyarakat dan Pemerintah Nagari Kototinggi, Kecamatan Gunung Omeh, Kabupaten Limapuluh Kota untuk mengaktifkan kembali tambang emas  peninggalan kolonial Belanda yang ada di Manggani.

Ajakan itu disampaikan Dodi Arestu dalam pidato resminya pada acara pembekalan terhadap ratusan Ninik Mamak dan Bundo Kanduang serta Pemerintahan Nagari Kototinggi di sebuah hotel di kawasan Sarilamak, Kecamatan Harau, Selasa.(23/6).

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Menurut Dodi Arestu, sebagai anak nagari dia melihat ada kekayaan besar yang dimiliki Nagari Kototinggi yakni tambang emas Manggani yang dapat memberikan kesejahteraan bagi masyarakat.

” Kita tahu, keberadaan tambang emas Manggani adalah tambang emas terbaik di masa penjajahan Belanda. Sampai sekarang aktifitas pertambangan emas di Manggani masih berjalan meski secara tersembunyi dengan status illegal. Sebagai anak nagari tentu kita tidak mampu memanfaatkan hasil tambang emas itu secara maksimal. Untuk itu saya mengajak Ninik Mamak dan Bundo Kanduang yang diakomodir oleh Pemerintahan Nagari dan tokoh masyarakat untuk berfikir bersama bagaimana kalau sekiranya tambang emas Manggani tersebut kita olah secara legal dengan melibatkan pihak ketiga atau pengusaha selaku pemodal untuk menggarap tambang emas tersebut melalui proses dan mekanisme yang saling menguntungkan dengan tetap mengindahkan aturan-aturan dan perundang-undangan yang berlaku, ” ungkap Dodi Arestu.

Ditekankan Dodi Arestu, jika ide dan gagasannya ini mendapat persetujuan dari Ninik Mamak dan Bundo Kanduang serta tokoh masyarakat Nagari Kototinggi,  dia meminta adanya dukungan berbentuk pernyataan bersama untuk mengelola tambang emas Manggani secara legal dan hasilnya akan dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat Nagari Kototinggi.

Jika kesepakatan ini telah disetujui bersama, ujar Dodi Arestu, dia berjanji akan berkomonikasi dengan pihak pemodal termasuk dengan semua pihak agar rencana besar mengaktifkan kembali kegiatan tambang emas Manggani ini dapat terealisasi.

Dodi Arestu mengakui, sebelum ide dan gagasan untuk mengaktifkan kembali aktifitas tambang emas Manggani ini disuarakan kepada kalangan Ninik Mamak dan Bundo Kanduang, dia sudah berkomunimasi dengan seorang pakar emas dunia yang tinggal dan bekerja di Amerika, dan kebetulan orang itu adalah orang Kabupaten Limapuluh Kota.

” Orang yang tinggal di Amerika itu memberikan motifasi dan mengatakan bahwa, kerja besar ini tidak ada istilah tidak mungkin. Yang diharapkan dari kita masyarakat Nagari Kototinggi adalah kesepakatan bersama secara tertulis apakah masyarakat Nagari Kototinggi sepakat tambang emas Manggani diaktifkan kembali.” pungkas Dodi Arestu. (DS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *