Scroll untuk baca artikel
AgamaBeritaSosial

Jum’at Berkah Bagi-bagi Nasi Bungkus di Masjid Musafir Payakumbuh Dapat Dukungan Antusias dari Donatur dan Jamaah

×

Jum’at Berkah Bagi-bagi Nasi Bungkus di Masjid Musafir Payakumbuh Dapat Dukungan Antusias dari Donatur dan Jamaah

Sebarkan artikel ini

PAYAKUMBUH, dekadepos.id –  Pasca digelarnya ” Jum’at Berkah” melalui kegiatan bagi-bagi nasi bungkus untuk jamaah usai salat Jum’at di Masjid Musafir Payakumbuh, ternyata program sosial tersebut mendapat apresiasi dan dukungan antusias dari para donatur dan jamaah.

” Alhamdulillah, program “Jum’at Berkah” bagi-bagi nasi bungkus makan siang untuk para jamaah yang menunaikan ibadah salat Jum’at di Masjid Musafir ini, mendapat dukungan positif dari para donatur” ungkap Seprianto Chaniago didampingi Mulyadi, Yan Rinaldi dan Sutan  sebagai penggagas kegiatan “Jum’at Berkah” yang digelar di Masjid Musafir Payakumbuh.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Seprianto Chaniago, Mulyadi, Yan Rinaldi dan Sutan berharal, melalui kegiatan “Jum’at Berkah” yang dilaksanakan di Masjid Musafir yang berada di jalan Lintas Sumbar-Riau, tepatnya jalan Diponegoro Bypass, Kelurahan Kubu Gadang, Kecamatan Payakumbuh Barat itu, semoga kita termasuk orang -orang yang selalu memakmurkan Masjid.

” Mengutip ungkapan Buya Hamka tentang orang Islam dan orang beriman: “Kalau mau melihat  orang Islam, lihatlah disaat shalat Idul Fitri. Dan, kalau mau melihat orang beriman, lihatlah diwaktu shalat shubuh berjama’ah, ” ujar Seprianto.

Pada kesempatan ini, ulas Seprianto Chaniago senada dengan harapan Mulyadi, Yan Rinaldi dan Sutan, kami dari takmir Masjid Musafir Payakumbuh menyampaikan ucapan terima kasih atas Infak, sedekah yang telah bapak/ibu diberikan untuk kegiatan “Jum’at Berkah”, dengan memberikan makan siang bagi jama’ah yang menunaikan shalat Jum’at di Masjid Musafir.

Diakui Seprianto Chaniago, Mulyadi, Yan Rinaldi dan Sutan, kegiatan “Jum’at Berkah” yang telah dua kali kita laksanakan yakni Jum’at tanggal 4 dan Jum’at 11 September 2026, alhamdulillah disambut antusias oleh para jamaah.

Sebagai pertanggungjawaban atas donasi yang telah diberikan dan dikumpulkan, untuk itu kami laporkan bahwa dana yang terkumpul pada Jum’at tanggal 4 September 2026 adalah sebesar RP. 4.179.000,- Uang ke luar untuk beli nasi bungkus sebanyak 260 bungkus adalah sebanyak Rp. 3.380.000,- Dan sisa Kas. Rp. 799.000.

Sementata pada Jum’at tanggal 11 September 2026 donasi terkumpul sebanyak Rp. 3.975.000. Kemudiandan uang ke luar untuk beli nasi bungkus sebanyak 250 bungkus adalah Rp. 3.250.000,- dan sisa Kas Rp. 725.000. Total saldo kas donasi adalah sebanyak Rp. 1.524.000.-

” Alhamdulillah, kegiatan Jumat Berkah yang sudah berlangsung selama dua kali Jum’atan itu berjalan lancar dan disambut positif para jamaah. Atas nama pengurus dan jamaah, kami mengucap terimakasih atas infak dan sedekah yang disalurkan di Masjid Musafir. Semoga donasi yang telah bapak/ibu berikan menjadi amal shaleh dan mendapat pahala yang berlipat ganda diberikan oleh Allah SWT. Aamin…” ujar Seprianto Chaniago, Mulyadi, Yan Rinaldi dan Sutan.

Seprianto Chaniago, Mulyadi, Yan Rinaldi dan Sutan menginformasikan bahwa, kegiatan di Masjid Musafir tidak saja untuk penyediaan makan siang bagi jama’ah shalat Jum’at. Tetapi juga akan kita kembangkan untuk kegiatan berbuka  puasa Sunnah Senin dan Kamis serta juga untuk sarapan pagi disaat kegiatan shubuh berjama’ah (sekali sepekan) dibarengi dengan kajian ba’da shalat subuh.

” Kegiatan yang sedang berjalan sekarang ini adalah penyediaan minum, baik air putih, teh maupun kopi bagi jama’ah dan para musafir dan masjid dibuka 24 jam,” ulas Seprianto Chaniago, Mulyadi, Yan Rinaldi dan Sutan.

Dipengujung wawancara, Seprianto Chaniago, Mulyadi, Yan Rinaldi dan Sutan menyatakan ” mambangkik batang tarandam di Masjid Musafir bukan lagi sebagai semboyan. Pendiri bersama pengurus Masjid Musafir bersama jamaah berkomitmen menjadikan masjid sebagaimana fungsi Masjid seperti Masjid yang dicontoh oleh Nabi Muhammad SAW. Kembali ka Surau, Masjid Musafir sedang menjalani ke arah itu dibuka 24 jam menandakan bahwa masjid tidak saja untuk kegiatan shalat 5 waktu saja, namun kegiatan kegiatan keagamaan dapat dilaksanakan di Masjid Musafir. Tentu, semua kegiatan dalam rangka mendekatkan diri kepada sang ilahi rabbi.” pungkas Seprianto Chaniago, Mulyadi, Yan Rinaldi dan Sutan. (DS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *