Limapuluh Kota, Dekadepos.id
Wakil Bupati Limapuluh Kota, Ahlul Badrito Resha menyebutkan bahwa Program Presiden Prabowo Subianto terkait Makan Bergizi Gratis (MBG) belum menjadi prioritas dalam 100 hari kerja Pasangan Bupati-Wakil Bupati Limapuluh Kota, Safi-Ahlul Badrito Resha (SAKATO).
Menurut Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu, Pertanian menjadi fokus SAKATO dalam 100 hari kerja. Sehingga diperkirakan masyarakat atau peserta didik di 13 Kecamatan di daerah itu belum akan menikmati Program MBG yang sebelumnya pernah diujicoba di Kecamatan Guguak.
Hal tersebut diungkapkan Rito (Ahlul Badrito Resha) saat menjawab pertanyaan wartawan terkait tak kunjung terlaksananya MBG di Kabupaten Limapuluh Kota, meski sejumlah daerah di Sumatera Barat termasuk Kota Payakumbuh telah lama melaksanakan program itu.
” Iya, kalau MBG memang kita serahkan k para Dinas Sosial, dan memang ini (MBG) belum terlalu menjadi fokus kita,” ucapnya usai menghadiri Diskusi Publik bertema ‘Membangun Jaringan Internasional dan Menulis di Media’ di gedung IPHI Tanjung Pati, Rabu siang 7 Mei 2025.
Sementara terkait program 100 hari kerja, Rito menyebutkan bahwa pasangan SAKATO akan menciptakan Kabupaten Limapuluh Kota dengan pertanian maju dan berkelanjutan, fokus nanti di pertanian.
” Memang kita akan menciptakan Limapuluh Kota dengan pertanian maju dan berkelanjutan, fokus nanti di pertanian. Semua itu akan kita sinkronkan, kita konekkan dengan pertanian, termasuk wisatanya,” tambahnya.
Sementara ketika didesak apakah tahun ini Program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan terlaksana atau tidak di darah yang ia pimpin, ia mengatakan belum mendapatkan informasi 100 persen terkait program itu.
” Ya, karena masih belum terlalu 100 persen kita mendapatkan informasi dari Pusat.” Tutupnya.
Sementara di Kota Payakumbuh, hingga saat ini program MBG telah terlaksana hampir 5 bulan. Dari 2 dapur atau SPPG yang ada, telah melayani atau memenuhi kebutuhan bagi ribuan peserta didik dari berbagai tingkatan.
Bahkan dalam waktu dekat, jumlah SPPG atau dapur MBG yang merupakan mitra Badan Gizi Nasional (BGN) akan bertambah menjadi 4 dapur atau SPPG. (Edw)















