Scroll untuk baca artikel
Berita

SALAT TERBERAT BAGI ORANG MUNAFIK

×

SALAT TERBERAT BAGI ORANG MUNAFIK

Sebarkan artikel ini

SALAT TERBERAT BAGI ORANG MUNAFIK
Oleh: Dr. Asep Ajidin, S.Pd.I., S.H., M.H.

Dikutip dari Republika.co.id. bahwa salat merupakan kewajiban bagi setiap umat muslim untuk menyembah Allah SWT yang juga termasuk sebagai rukun Islam yang kedua. Tetapi ada dua salat yang sangat berat dilaksanakan oleh orang yang munafik, yaitu salat subuh dan isya, karena kedua waktu salat tersebut kebanyakan orang meninggalkannya karena tidur.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Hal itu seperti disebutkan pada Hadits Riwayat Imam Bukhari, Nabi Muhammad SAW bersabda,

إِنَّ أَثْقَلَ صَلَاةٍ عَلَى الْمُنَافِقِينَ صَلَاةُ الْعِشَاءِ وَصَلَاةُ الْفَجْرِ وَلَوْ يَعْلَمُونَ مَا فِيهِمَا لَأَتَوْهُمَا وَلَوْ حَبْوًا

Artinya : “Sesungguhnya salat yang paling berat dilaksanakan oleh orang-orang munafik adalah salat isya dan salat subuh. Sekiranya mereka mengetahui keutamaan keduanya, niscaya mereka akan mendatanginya sekalipun dengan merangkak.”

Pada zaman Nabi, salat Isya dan salat subuh yang dilakukan malam itu tidak ada yang bisa dilihat karena tidak ada lampu. Semua orang pada zaman itu ketika salat Isya dan salat subuh tidak mengenali siapa saja yang datang pada saat itu, tetapi ketika masuk salat Zuhur tidak datang, baru akan ketahuan siapa yang tidak datang ke masjid.

Salat Isya dan salat Subuh memiliki keutamaan bagi setiap orang yang menunaikannya, karena memiliki rintangan yang besar jika ketika ingin melakukannya seperti rasa kantuk, lalai, dan lainnya yang menyebabkan orang tidak melakukan kedua salat tersebut dengan berjamaah.

Seperti yang dijelaskan pada Hadits Riwayat Imam Muslim, Nabi Muhammad SAW bersabda,
مَنْ صَلَّى الْعِشَاءَ فِي جَمَاعَةٍ فَكَأَنَّمَا قَامَ نِصْفَ اللَّيْلِ وَمَنْ صَلَّى الصُّبْحَ فِي جَمَاعَةٍ فَكَأَنَّمَا صَلَّى اللَّيْلَ كُلَّهُ

Artinya : “Barangsiapa yang salat Isya` berjamaah maka seolah-olah dia telah salat malam selama separuh malam. Dan barangsiapa yang salat subuh berjamaah maka seolah-olah dia telah salat seluruh malamnya.”

(Dosen STIH Putri Maharaja Payakumbuh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *