Scroll untuk baca artikel
AgamaBerita

Pengurus dan Pimpinan Ponpes Al-Makmur Dilantik, Pengusaha SPBU Bantu Rp100 Juta

×

Pengurus dan Pimpinan Ponpes Al-Makmur Dilantik, Pengusaha SPBU Bantu Rp100 Juta

Sebarkan artikel ini

LIMAPULUH KOTA, Dekadepos.id- Pengurus dan pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Makmur Tungkar, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Kabupaten Limapuluh Kota, dilantik Senin lalu (17/11/2025). Dalam pelantikan itu, pengusaha SPBU di Sumbar sekaligus penasehat Mujahid Pencinta Masjid, H. Indra Riswan Dt Paduko Sinaro, membantu Rp100 juta untuk perluasan tanah Ponpes yang didirikan oleh mendiang Ustad Yarman Nur tersebut.

“Tadi, saya dengar, kita patungan membeli tanah untuk perluasan Ponpes. Sudah berapa terkumpul Ustad Albusra dan Pak Wali? Biarlah, kami dan keluarga membantu Rp100 juta dalam dua termen. Silahkan nanti dijemput untuk termen pertama,” kata H Indra Riswan Dt Paduko Sinaro yang berasal dari Nagari Barulak, Kabupaten Tanahdatar, tetangga terdekat Nagari Tungkar.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Sebelumnya, Wali Nagari Tungkar sekaligus Ketua Yayasan Ponpes Al-Makmur, Yusrizal Dt Pado, yang dilantik oleh Ketua Dewan Pembina Yayasan, H. AM. Dt Bandaro Kuniang, menggalang dana untuk membeli tanah perluasan Ponpes. Meski spontan dan tak ada dalam agenda acara, tapi tamu dan undangan yang hadir, tetap antusias menyumbang sesuai kemampuan masing-masing.

Para tamu dan undangan yang hadir, diantaranya Kakan Kemenag Limapuluh Kota, Kabag Kesra mewakili Bupati, Ketua Baznas Yulius, Ketua FKUB Buya Akmul DS, Ketua PCNU Ustad Nur Akmal, Kepala KUA Mitra, dan para pimpinan Ponpes di Limapuluh Kota. Selain itu, juga hadir anggota DPRD Tanahdatar Zaipul Imra dan anggota DPRD Limapuluh Kota M. Fajar Rillah Vesky, dan ratusan wali santri.

Dalam acara nan sangat meriah itu, Pembina Yayasan Al-Makmur Tungkar yang baru saja diperbaharui, terdiri dari H. Amril Dt Bandaro Kuniang, Zaipul Imra, Wahid Nova Putra, Zamratul Fuad, Erlinda, HM. Dt Paduko Alam, dan Hurrya Rahmawati, melantik pengurus yayasan yang baru diperbaharui pula. Pengurus yayasan baru itu dipimpin oleh Yusrizal Dt Paduko sebagai Ketua Umum.

Dalam menjalankan kepengurusan, Yusrizal Dt Pado dibantu Barnet Dt Alam sebagai Wakil Ketua Bidang Data dan Administrasi, serta Daliusman Dt Indo Marajo sebagai Wakil Ketua Bidang Sarana Prasarana dan Pengembangan Usaha. Kemudian, Syafriwan sebagai sekretaris yayasan, dan Nengsih Yossefha sebagai bendahara.

Kepengurusan Yayasan Al-Makmur juga memperbaruhi dewan pengawas. Dimana pengawas baru terdiri dari Mitra Zulherman, Zulfahmi Dt Gindo Sinaro, dan Musdar Darwis Datuak Pangulu Kayo. Seluruh pengawas ini juga dilantik pada hari yang sama.

Selepas pengurus dan pengawas dilantik oleh pembina, Ketua Umum Pengurus Yayasan Al-Makmur juga melantik Ustadzah Liyuza, putri bungsu mendiang Ustad Yarman Nur, sebagai Pimpinan Ponpes Al-Makmur. Dalam pelantikan itu, Ustadzah Liyuza, dengan pidatonya yang menyentuh, mengajak semua elemen, mengulang kembali semangat awal membangun Ponpes Al-Makmur pada tahun 1992 silam.

Sementara, Kakan Kemenag Limapuluh Kota dalam amamatnya berpesan kepada pengurus dan pimpinan yang dilantik, agar bersinergi dengan semua elemen dalam membangun pesantren. Beliau juga menekankan pentingnya mengembangkan Ponpes Al-Makmur Tungkar, menjadi ponpes dengan ciri khas tersendiri.

Sementara itu, Ketua Umum Yayasan Al-Makmur Tungkar Yusrizal Dt Pado menyebut, pelantikan ini merupakan momentum penting dalam upaya memperkuat lembaga. Pengurus yang dilantik hari ini bukan hanya menerima jabatan, tetapi juga menerima amanah besar yang menuntut tanggung jawab, komitmen, dan kesungguhan dalam bekerja.

“Semoga saya pribadi, dan saudara-saudara yang dilantik dapat menjalankan tugas dengan penuh dedikasi dan integritas. Kita menyadari bahwa tantangan ke depan semakin besar. Oleh karena itu, diperlukan kerja sama yang solid, inovasi, serta semangat kebersamaan agar organisasi ini dapat terus tumbuh dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Yusrizal Dt Pado.

Alumni pesantren ini berharap Pemkab Limapuluh Kota dan Kemenag tetap membantu dan membina Ponpes Al-Makmur. “Kami juga selalu bermohon untuk terus mendo’akan kami, bantu kami. Karena Ponpes adalah milik ummat, milik masyarakat. Sesuai misi kita, pendidikan, dakwah, dan sosial kemasyaratan,” demikian Yusrizal Dt Pado. (DS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *