Scroll untuk baca artikel
Berita

Pasaman Ikuti Festival Literasi Daerah Sumbar 2026

×

Pasaman Ikuti Festival Literasi Daerah Sumbar 2026

Sebarkan artikel ini

Padang, Dekadepos.id

Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat turut berpartisipasi dalam Festival Literasi Daerah Tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2026 yang digelar oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melalui Dinas Kearsipan dan Perpustakaan. Festival berlangsung selama tiga hari, 8 hingga 10 September 2026 di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Sumatera Barat.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Festival yang mengangkat tema “Peranan Literasi dalam Menjaga Alam dan Melestarikan Budaya” ini dibuka langsung oleh Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, Selasa (8/9).

Dalam sambutannya, Mahyeldi menegaskan literasi harus mendorong masyarakat untuk mengenali potensi daerah, memahami persoalan, hingga melahirkan tindakan nyata, termasuk menjaga lingkungan sebagai ekosistem. Ia juga mendorong transformasi perpustakaan menjadi infrastruktur sosial dan intelektual, bukan sekadar tempat mencari buku, tetapi ruang untuk memperoleh pengetahuan, mengasah keterampilan, memperkuat UMKM, dan membangun jejaring.

Menurutnya, gerakan literasi membutuhkan sinergi semua pihak, mulai dari pemerintah, sekolah, perguruan tinggi, keluarga, komunitas, dunia usaha, media, hingga Bunda Literasi dan pegiat literasi, agar Sumbar melahirkan generasi yang melek teknologi tanpa kehilangan karakter dan kearifan lokal.

Festival Literasi Daerah Sumbar 2026 tidak hanya berfokus pada buku dan aktivitas membaca. Puluhan rangkaian kegiatan disiapkan panitia, mulai dari gelar wicara, bedah buku, peluncuran buku, musikalisasi puisi, membaca nyaring, bertutur, mendongeng, komedi literasi, pameran naskah kuno, hiburan dan kesenian, hingga jelajah cakrawala. Beragam stan dari instansi pemerintah, perguruan tinggi, komunitas literasi, organisasi, hingga pelaku UMKM turut meramaikan festival.

Dalam festival tersebut, Bupati Pasaman Barat hadir yang diwakili Kepala Dinas Perpustakaan Daerah Kabupaten Pasaman Barat, Muharram, Bunda Literasi Kabupaten Pasaman Barat, Ny. Sifrowati Yulianto, dan Duta Baca Kabupaten Pasaman Barat, Cahayu Azahra Salman.

Kepala Dinas Perpustakaan Daerah Pasaman Barat, Muharram, menyampaikan bahwa Festival Literasi Daerah menjadi ruang strategis untuk mempertemukan berbagai unsur yang bergerak dalam pengembangan literasi di Sumatera Barat.

“Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi kami untuk bertukar pengalaman, mengenal praktik baik dari daerah lain, serta membangun jejaring dan kolaborasi dalam memperkuat gerakan literasi di Sumatera Barat,” ujarnya.

Menurutnya, keikutsertaan Pasaman Barat tidak hanya sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan Festival Literasi Daerah, tetapi juga sebagai upaya menambah wawasan dan memperoleh inspirasi dari berbagai program literasi yang dikembangkan daerah lain.

Selain unsur pimpinan, Pasaman Barat juga mengisi stan literasi yang dihadiri oleh Taman Bacaan Olala Nagari Ujung Gading, Kecamatan Lembah Melintang. Kehadiran taman bacaan masyarakat tersebut menunjukkan peran aktif komunitas literasi dari Pasaman Barat di tingkat provinsi.

Muharram berharap informasi dan pengalaman yang diperoleh selama festival dapat menjadi bahan untuk mengembangkan kegiatan literasi yang lebih kreatif di Pasaman Barat.

“Hasil dari festival ini akan kami jadikan rujukan untuk memperluas kolaborasi dan menghadirkan program literasi yang semakin berdampak nyata bagi masyarakat Pasaman Barat,” ucapnya.

Ia menegaskan bahwa gerakan literasi bukan hanya tentang membaca buku, melainkan tentang membangun masyarakat yang gemar belajar, mampu mengolah informasi, dan terus berkembang.

“Literasi adalah fondasi untuk menjaga alam dan melestarikan budaya, sejalan dengan tema festival tahun ini,” pungkasnya. (Geby)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *