Scroll untuk baca artikel
Uncategorized

Masyarakat Siamang Bunyi CURHAT Jalan Putus Pada Bupati Limapuluh Kota 

×

Masyarakat Siamang Bunyi CURHAT Jalan Putus Pada Bupati Limapuluh Kota 

Sebarkan artikel ini

Limapuluh Kota, Dekadepos.id

Masyarakat Jorong Siamang Bunyi Nagari Taratak Kecamatan Guguak Kabupaten Limapuluh Kota CURHAT berbagai persoalan di daerah mereka kepada Bupati Limapuluh Kota, Safarudin saat memimpin Tim 1 Safari Ramadhan 1445 H di Mesjid Raya Jorong Siamang Bunyi Nagari Kubang Kecamatan Guguak Kabupaten Limapuluh Kota, Selasa 19 Maret 2024.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Berbagai persoalan itu dikeluhkan (CURHAT.red) karena masyarakat tidak lagi kuat menghadapi berbagai persoalan yang ada, diantaranya Jalan Utama Jorong Taratak – Siamang Bunyi yang putus akibat Jembatan runtuh/ambles, hama wereng yang menyerang tanaman masyarakat sehingga dipastikan gagal panen dan tidak lagi terselamatkan. Kondisi itu telah terjadi sejak beberapa waktu terakhir, sehingga masyarakat yang mengeluh.

Hal itu diungkapkan masyarakat Jorong Siamang Bunyi melalui Walinagari Taratak, Heri Nelson dihadapan Bupati yang memimpin rombongan Safari Ramadhan.

” Kami sangat mengharapkan perbaikan terhadap jalan di daerah kami yang putus akibat jembatan putus, selain itu juga hama wereng yang mengakibatkan petani gagal panen. Jalan itu sangat kami harapkan, sebab merupakan akses utama,” ujar Heri Nelson.

Ia juga menambahkan, kondisi jalan putus dan hama wereng telah terjadi sejak satu bulan terakhir, sehingga diharapkan segera diperbaiki, apalagi dalam waktu dekat banyak Perantau yang akan pulang kampung.

” Kami harapkan jalan segera diperbaiki, sebab akses utama yang banyak dilalui anak-anak kami yang bersekolah. Selain itu juga akan dilalui oleh perantau yang akan pulang kampung,” tambahnya.

Heri Nelson juga mengapresiasi dan berterima kasih kepada Bupati Limapuluh Kota, Safarudin yang memimpin Tim Safari Ramadhan berkunjung ke Mesjid mereka.

Hal yang sama juga diungkapkan warga Siamang Bunyi, Rakamanus. Menurutnya jalan putus tersebut tidak bisa dilalui kendaraan roda dua, apalagi kendaraan roda empat, sehingga mereka terpaksa melewati jalan memutar yang lebih jauh.

” Akibat jalan putus itu kami harus memutar dengan jarak yang lebih jauh. Saat ini jalan putus tersebut tidak bisa dilalui kendaraan roda dua, apalagi kendaraan roda empat.” Tambahnya.

Sementara Bupati Limapuluh Kota, Safarudin saat memberikan sambutan mengatakan bahwa kunjungan Tim Safari Ramadhan yang ia pimpin selain untuk menjalin silaturahmi juga untuk menjemput aspirasi dari masyarakat.

” Tim Safari Ramadhan Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota yang turun pada Ramadhan 1445 H ini sebanyak 7 tim yang mengunjungi 40 Mesjid. Selain untuk menjalin silaturahmi juga untuk menjemput aspirasi dari masyarakat,” ucap Bupati.

Mantan Ketua DPRD Kabupaten Limapuluh Kota itu mengatakan bahwa Tim Safari Ramadhan yang ia pimpin juga mengikutsertakan sejumlah Kepala OPD, Ketua TPP PKK, Ketua Baznas, Direktur PDAM, Kepala Kemenag, Ketua MUI.

Menjawab CURHAT masyarakat terkait persoalan jalan yang putus, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU), Nofri Syukri mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan survey, dan dalam waktu dekat akan mulai action.

” Jalan ambles tersebut telah kami survey dan buat disain, mudah-mudahan dalam 1 Minggu ini kami langsung action/bekerja.” Ucapnya disambut gembira jemaah Mesjid yang hadir.

Ketua MUI Kabupaten Limapuluh Kota, Ustad Asrat Chan yang memberikan ceramah agama terkait Dosa Riba, termasuk cara mengembangkan harta sesuai ajaran Islam.

Kegiatan Safari Ramadhan yang dipimpin Bupati Limapuluh Kota Safarudin ditutup dengan penyerahan bantuan untuk Mesjid Raya Siamang Bunyi senilai Rp. 20 juta, Asuransi Ketenagakerjaan untuk Garin Mesjid serta bantuan dari BAZNAS untuk masyarakat. (Edw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *